Simak! Ahli Epidemiologi Ungkap Lima Gejala Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron
Ahli epidemiologi Inggris, Prof Tim Spector mengungkapkan ada lima gejala Covid-19 utama terkait varian omicron serupa dengan gejala selesma
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini virus Covid-19 varian Omicron dikabarkan telah masuk ke Indonesia. Ini lima gejala jika terinfeksi varian Omicron.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu mengatakan pasien covid-19 varian Omicron pertama di Indonesia yakni seorang pekerja di Wisma Atlet.
Budi pun mengimbau agar masyarakat bisa lebih menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, masyarakat juga perlu mengetahui gejala Covid-19 varian Omicron.
Baca Juga: Sempat Absen Akibat Covid-19, Turnamen Tenis Tertua di Indonesia Kembali Digelar
Ahli epidemiologi Inggris, Prof Tim Spector mengungkapkan ada lima gejala Covid-19 utama terkait varian omicron serupa dengan gejala selesma. Kelima gejala tersebut meliputi sakit kepala, nyeri tenggorokan, kelelahan, bersin, dan hidung berair atau beringus.
Saat ini, ada tiga gejala klasik Covid-19 tak lagi ada di urutan lima besar. Tiga gejala klasik yang dimaksud adalah kehilangan indra penciuman atau perasa, demam, dan batuk.
Bila terkena Covid-19, menurut Prof Spector, orang-orang yang sudah divaksinasi biasanya hanya akan mengalami gejala yang ringan. Gejala ini akan terlihat seperti pilek pada umumnya.
Baca Juga: DPRD Desak Tirta Raharja Serahkan Pelanggan Air Bersih ke KBB
Meski gejalanya tampak ringan, bukan berarti pandemi Covid-19 dapat diremehkan. Dr Hilary Jones mengatakan, virus corona saat ini justru menyebar dengan cepat seperti kebakaran hutan.
Bila tak bisa ditanggulangi, kondisi ini bisa mendorong dibutuhkannya kembali penerapan lockdown. Tentu, lanjut dr Jones, tak ada satu orang pun yang menginginkan itu terjadi.
"Orang-orang cemas, depresi, lelah, dan stres," kata dr Jones.
Berdasarkan data, menurut dr Jones, satu dari empat atau lima kasus yang menunjukkan gejala pilek merupakan Covid-19. Oleh karena itu, orang yang mengalami gejala seperti selesma sebaiknya menjalani tes Covid-19.***
Editor : inilahkoran

