Sempat Absen Akibat Covid-19, Turnamen Tenis Tertua di Indonesia Kembali Digelar
Sebanyak 330 petenis akan bersaing di The Oldest National Junior Tennis Tournament âSeneca Indonesia Fiks Sportama Junior Tennis Open 2021â
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 330 petenis akan bersaing untuk menjadi yang terbaik di The Oldest National Junior Tennis Tournament “Seneca Indonesia Fiks Sportama Junior Tennis Open 2021” yang akan digelar pada 18-23 Desember 2021.
Ke-330 peserta tersebut terdiri dari petenis putra putri tunggal dan ganda dengan kategori U-12, U-14, U-16 dan U-18. Pertandingan digelar di Lapangan Tenis Taman Maluku, Lapangan Tenis UPI dan Lapangan Tenis Siliwangi, Bandung.
Ketua pelaksana, Meiske H Wiguna mengatakan jumlah peserta ini sebenarnya mengalami keterbatasan. Alasannya hanya karena masih mendapatkan larangan dari Satgas Covid-19.
Baca Juga: Jelang Porda 2022, Dadang Supriatna Minta PTMSI Gali Atlet Tenis Meja Berprestasi
"Tapi kalau dulu ada red ball tahun 2019, ada grenn ball untuk 10 tahun ke bawah. Tapi karena waktu itu kelompok umur (KU) belum vaksin jadi ditiadakan dan memang mungkin KU 12 itu yang terbanyak," kata Meiske di Lapangan Tenis Taman Maluku, Bandung, Minggu 19 Desember 2021..
Meiske pun memastikan The Oldest National Junior Tennis Tournament “Seneca Indonesia Fiks Sportama Junior Tennis Open 2021” ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari atlet hingga wasit termasuk panitia.
"Kebetulan yang membantu kita itu mantan Fiks yang ada di AU (Angkatan Udara) di Jakarta. Dia datang ke Bandung untuk mengantigen seluruh panitia wasit dan seluruh panitia di sini," tuturnya.
Baca Juga: Zverev Bawa Pulang Emas Tunggal Putra Tenis Olimpiade
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Rildo Ananda Anwar mengaku lega pada akhirnya turnamen tenis tertua di Indonesia itu bisa kembali digelar. Sebab, sejak pandemi Covid-19, beberapa kegiatan sempat terhenti.
"Jadi sekarang sudah mulai landai sudah di level satu apa level dua. Kami mulai pada waktu itu di Tegal. Habis itu ada di Magelang dan pesertanya pada waktu di Tegal itu mencapai 550 orang. Dan begitu kelihatan rindunya para pemain dengan pertandingan," ujar Rildo.
Rildo memastikan para atlet tidak akan mengetahui kemampuannya sendiri tanpa adanya pertandingan. Karena itu, turnamen ini menjadi salah satunya untuk bisa mengetahui hal itu.
Baca Juga: Sambil Layangkan Kritik, Kyrgios Sebut Djokovic adalah LeBronnya Tenis
"Oleh sebab itu dengan sekarang sudah mulai dimungkinkan untuk mendapatkan izin juga untuk mengadakan pertandingan dan Fiks ini kan harusnya yang ke-70 jadinya sekarang yang ke-69 karena tahun lalu tidak ada. Dan nanti di tahun depan akan ada 18 agenda pertandingan junior," katanya.
"Akan ada 10 pertandingan open yang akan dimulai di bulan Januari nanti. Jadi ada 18. Dan inilah sekarang tenis semakin semarak dan pada waktu itu semakin meningkatkan peminatnya karena tenis ini salah satu cabang olahraga yang aman untuk dimainkan karena mainnya di outdoor dan jarak antar pemain itu kan tidak body touch," pungkasnya.*** (Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


