SNT Menjemput Generasi Unggul
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Kaltim - Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) segera hadir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Bukan sekadar menyatukan jenjang pendidikan dalam satu kawasan, sekolah ini juga disiapkan dengan layanan antar-jemput bagi peserta didik.
SNT merupakan program prioritas nasional di bidang pendidikan dengan konsep sekolah unggul non-asrama. Jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas akan berada dalam satu kawasan terpadu.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Durajat mengatakan kehadiran SNT diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal.
“Sekolah ini merupakan program prioritas nasional bidang pendidikan model sekolah unggul non-asrama,” ujar Durajat, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (8/10).
Antusiasme terhadap sekolah tersebut diperkirakan cukup tinggi. Sekitar 5.000 calon peserta didik berpotensi mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan kursi di SNT.
Berbeda dari sekolah lainnya, SNT memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari kualitas tenaga pendidik, proses seleksi peserta didik, hingga fasilitas penunjang. Salah satunya layanan transportasi khusus yang mengantar peserta didik dari rumah ke sekolah dan kembali ke rumah setelah kegiatan belajar.
Fasilitas itu menjadi bagian dari upaya memberikan akses pendidikan yang lebih luas. Peserta didik tidak hanya disiapkan untuk memperoleh proses pembelajaran dalam satu kawasan, tetapi juga mendapatkan dukungan transportasi menuju sekolah.
Pembangunan SNT kini memasuki tahap akhir. Pengerjaan fisik direncanakan berlangsung pada November 2026 atau awal 2027.
Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk pembangunan sekolah tersebut. Program ini ditujukan untuk memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas, mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah, sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul dan kompetitif.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyediakan lahan sekitar 20 hektare di Kecamatan Babulu. Berita acara serah terima lahan dengan pemerintah pusat juga telah ditandatangani. (gin)
Editor : Inilahkoran
