Soal Kepastian Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jabar, Airlangga: Tunggu Waktu
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto kembali bicara soal kemungkinan Ridwan Kamil kembali maju di Pilkada Jabar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto kembali bicara soal kemungkinan Ridwan Kamil kembali maju di Pilkada Jabar.
Menurut Airlangga Hartarto, kepastian Ridwan Kamil bertarung di Pilkada Jabar atau daerah lain, tinggal menunggu waktu saja.
"Tunggu waktu," kata Airlangga terkait pencalonan Ridwan Kamil.
Dia mengatakan masih ada cukup waktu untuk membahas mengenai pencalonan mantan Gubernur Jabar dalam Pilkada 2024.
"Sekarang baru Juli awal," ujarnya singkat.
Sejauh ini Partai Golkar masih melakukan penjajakan hingga survei terkait pencalonan kepala daerah di berbagai wilayah.
Berdasarkan jadwal tahapan Pilkada 2024 yang disampaikan KPU RI awal Mei 2024 lalu, pendaftaran calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 dibuka tanggal 27—29 Agustus 2024.
Penelitian persyaratan calon dilakukan pada tanggal 27 Agustus—21 September 2024 sedangkan penetapan pasangan calon pada tanggal 22 September 2024.
Sebelumnya Ketua DPD Partai Golkar Jabar Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan survei tahap kedua untuk Pilkada Jabar.
"Survei tahap kedua ini salah satunya adalah untuk melihat pemetaan kondisi figur-figur yang telah secara terbuka menyatakan maju sebagai bupati, wali kota maupun calon gubernur di Jawa Barat," kata Ace.
Ia menjelaskan bahwa survei dilakukan agar partai-nya dapat mengetahui kemungkinan pasangan calon yang terpotret di dalam survei tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah nama dengan elektabilitas tinggi, baik dari internal maupun eksternal partai, akan terpotret dalam survei itu.
"Dengan demikian, maka pada saatnya kami akan menentukan kebijakan tentang siapa yang akan dicalonkan oleh Partai Golkar, kami sudah memiliki gambaran yang utuh terkait dengan peta calon tersebut," ujarnya.
Sementara itu, ia mengatakan bahwa dalam survei kedua yang akan dilakukan partai-nya akan melihat kembali konsistensi tren elektabilitas mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
"Termasuk Ridwan Kamil akan dipasangkan dengan siapa. Dari hasil komunikasi politik kami dengan berbagai pihak di Jawa Barat, dan juga tentu di DPP tingkat pusat, ini juga akan dideteksi melalui hasil survei tersebut," jelasnya.
Selain itu, ia menyebut survei akan mendeteksi peluang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno untuk dipasangkan dengan Ridwan Kamil.
"Kami bisa deteksi nanti dalam survei kalau misalnya namanya muncul tentu kami bisa lihat," ujarnya.***
Editor : Bsafaat
