INILAHKORAN, Bogor-Polresta Bogor Kota bergerak cepat dalam penanganan kasus viralnya vidio yang terjadi kekerasan terhadap anak dan menemukan dua alat bukti.
Selain itu hasil visum korban mengalami luka memar dibagian kepala, tidak ada luka yang ditimbulkannya dari kejadian kemarin hanya luka lebam dibagian kepala sebelah kanan.
"Kami dapat menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Bogor bawasanya terkait dengan viralnya vidio yang terjadi kekerasan terhadap anak yang mungkin masyarakat sudah mengetahui lokasinya dimana, untuk saat ini Polresta Bogor Kota telah menerima laporan masyarakat terkait hal tersebut," ungkap Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto kepada wartawan pada Selasa (28/6/2022) sore.
Dhoni tengah mendalami bagaimana kronologi ceritanya dan juga terkait dengan saksi-saksi serta barang bukti yang ada.
Satreskrim juga , kata dia, telah menurunkan tim untuk mempercepat prosesnya, terutama menemui dua alat bukti yaitu pertama adalah pemenuhan saksi yang ada karena pada saat hari Senin (27/6/2022) kemarin baru orang tua dari korban dimintai keterangan karena anaknya masih trauma.
"Sehingga baru pada hari ini kami memeriksa tiga saksi tambahan untuk menyampaikan bagaimana kronologi kejadiannya dan juga kami bisa mengkonstruksikan kejadian yang kemarin sehingga bisa menentukan nanti siapa pelaku-pelakunya," papar Dhoni.
Dhoni menjelaskan, hasil visum yang sudah didapatkan bawasanya korban mengalami luka dibagian kepala hanya memar saja tidak ada luka yang ditimbulkannya dari kejadian kemarin.
"Jadi hanya luka lebam dibagian kepala sebelah kanan. Untuk Korban sendiri inisial FC umur 15 tahun, dari hasil penyidikan kami bawasanya korban ini salah satunya sempat di keroyok secara bersama-sama oleh temen-temennya," jelasnya.
Dhoni menambahkan,.tetapi pihaknya masih mendalami bagaimana kronologi aslinya, sehingga nanti hasil dari penyidikan akan disampaikan lebih lanjut.
"Untuk pelaku dan korban saling kenal. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," pungkasnya. (rizki mauludi)***