Tak Laris Manis Bikin Genre Horor dan Komedi, Sutradara Ini Nekat Produksi Film Porno
Seorang sutradara yang kini menjadi tersangka sindikat rumah produksi film porno atau film dewasa mengungkap alasannya beralih membuat konten tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polda Metro Jaya berhasil membongkar sindikat rumah produksi yang memuat konten-konten film porno di wilayah Jakarta Selatan.
Berdasarkan hasil pengungkapan tersebut, rumah produksi itu telah membuat film porno sejak 2022 sehingga jika ditotal sudah ada ratusan.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan alasan pembuatan film porno tersebut berdasarkan keterangan dari salah satu tersangka berinisial I.
Ade Safri menjelaskan, satu tersangka tersebut merupakan pemilik dan sutradara yang dulunya membuat film genre horor dan komedi.
"Awalnya itu membuat film-film yang bergenre horor maupun komedi," ujar Ade Safri.
Akan tetapi, lanjut Ade Safri, ersangka kemudian beralih ke produksi film dewasa. Hal dikarenakan kurangnya peminat genre film horor dan komedi.
"Dalam perjalanannya (genre horor dan komedi) kurang mendapat peminat, akhirnya dicoba dengan pembuatan film-film yang bermuatan asusila atau adegan dewasa," tuturnya.
Akhirnya film genre dewasa yang dibuatnya mendapatkan banyak pelanggan dan sampai membuat sebanyak 120 film. Bahkan viewer di salah satu website mencapai sekitar 10.000 penonton.
"Di situlah kemudian tersangka I meng-upload di tiga website dimaksud, kemudian mulai banyak pelanggan yang mengakses web," ucapnya.
"Selanjutnya tersangka I dan tersangka lainnya melakukan pembuatan film dimaksud. Sampai dengan 120 film yang diproduksi komplotan tersangka," imbuhnya.
Editor : Firda Rachmawati

