Tanggap Covid-19, DPRD KBB Segera Bentuk PanjaTanggap Covid-19, DPRD KBB Segera Bentuk Panja

INILAH, Ngamprah- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat melalui Badan Musyawarah (Banmus) menggelar rapat agenda kegiatan DPRD KBB selama bulan April.

Tanggap Covid-19, DPRD KBB Segera Bentuk PanjaTanggap Covid-19, DPRD KBB Segera Bentuk Panja
Foto : Ketua DPRD KBB Rismanto (Istimewa)

INILAH, Ngamprah- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat melalui Badan Musyawarah (Banmus) menggelar rapat agenda kegiatan DPRD KBB selama bulan April.

Ketua DPRD KBB, Rismanto mengungkapkan, inti dari rapat ini adalah semangat memperkuat percepatan penanganan pandemi covid-19 di Bandung Barat.

"Maka dari itu, kami akan membentuk panitia kerja (Panja) yang fungsinya mendukung percepatan penanganan covid-19, sesuai dengan tupoksi kami," ungkap Rismanto pada INILAH usai rapat, Selasa (31/3/2020).

Rismanto menuturkan, pengawasan di tingkat komisi juga dilakukan dengan fokus yang sama. Berikutnya, kata dia, rapat Banmus juga menyepakati bahwa DPRD KBB akan mengalokasikan biaya perjalanan dinas dan juga bimtek untuk penanganan covid-19 dengan nilai kurang lebih 1,59 miliar.

"Itu nanti akan kita dorong untuk dimasukan ke Biaya Tidak Terduga (BTT), silahkan tiap SKPD untuk menggunakan dana itu untuk menangani Covid-19," tuturnya.

Rismanto menjelaskan, terkait anggaran 18 miliar untuk penanganan itu sepenuhnya menggunakan BTT. 

"Pokoknya itu ada di BPBD atau di Dinas Kesehatan, kita hanya mengawasinya," jelasnya.

Menurut Rismanto, penanganan Covid-19 harus dipercepat dan harus ditingkatkan, beberapa keluhan masyarakat sudah muncul dari rekan-rekan media, seperti adanya ODP atau PDP itu diusulkan harus isolasi mandiri bisa jadi ini dari berbagai keterbatasan. 

"Saya rasa percepatan ini bisa dioptimalkan dengan melakukan upaya melalui rumah sakit yang ada di KBB," tuturnya.

Rismanto menambahkan, beberapa hal sangat tergantung kebijakan dari pusat, namun penanganan teknis fungsi supporting itu memang harus dipercepat termasuk fasilitas penanganan pasien.

"Untuk itu kami akan segera membentuk Panja agar bisa bergerak dengan cepat," pungkasnya. (agus sn).


Editor : suroprapanca