Terdeteksi Masih Berada di Kawasan Lembang Park and Zoo, Tim Gabungan Bakal Persempit Lokasi Penyergapan Macan Tutul
Kepala Seksi (Kasi) KSDA Wilayah III Soreang, Ujang Acep memastikan posisi macan tutul yang sempat kabur dari tempat karantina masih berada di kawasan Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kepala Seksi (Kasi) KSDA Wilayah III Soreang, Ujang Acep memastikan posisi macan tutul yang sempat kabur dari tempat karantina masih berada di kawasan Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Menurutnya, pergerakan macan tutul terpantau menuju ke arah tempat satwa itu di karantina awal Lembang Park and Zoo.
"Terpantau juga ketika dia (macan tutul) hilang ada kemungkinan masuk ke gorong-gorong Lembang Park and Zoo. Tadi pagi sudah kita observasi sampai saat ini," kata Ujang saat ditemui di lokasi, Jumat 29 Agustus 2025.
"Jadi yang terakhir terdeteksi, di situ juga ditemukan bekas naiknya macan tutul ke atas pohon kersen. Dari situ sudah kita observasi kembali," sambungnya.
Kemudian, jelas Ujang, pihaknya pun mempersempit area jelajah macan tutul ini untuk selanjutnya dilakukan penyergapan hari ini.
"Jadi dari ujung juga kita sudah observasi dari mulai titik dia terdeteksi oleh drone, kita sudah observasi dan itu mulai kita sisir dibantu K-9," jelasnya.
Lantaran lokasi tersebut diduga menjadi tempat persembunyiannya, ungkap Ujang, sehingga observasi dilakukan dengan mengandalkan penciuman K-9.
"Mudah-mudahan kita bisa melakukan penangkapan dibantu K-9 dan jerat jaring. Karena kandang jebak itu tadi malam hanya dilewati pinggirnya, tidak masuk," ungkapnya.
Tak cuma itu, lanjut Ujang, pihaknya pun bakal mengganti umpan penariknya dengan seekor anak domba lantaran berisik.
"Kalau ayam dia cenderung malam itu tidur dan takutnya dimakan musang juga. Jadi kita akan coba ganti malam ini objek penariknya menggunakan anak domba," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani

