Sambut Liburan Sekolah, Lembang Park and Zoo Bangun Petting Zoo Bernuansa Eropa

Lembang Park and Zoo tengah membangun ruang interaksi dengan satwa atau petting zoo dengan nuansa Eropa

Sambut Liburan Sekolah, Lembang Park and Zoo Bangun Petting Zoo Bernuansa Eropa
Petugas tengah merampungkan pembangunan taman interaksi satwa atau petting zoo di Lembang Park and Zoo, KBB, Senin (1/6/2026).

INILAHKORAN.ID – Menjawab tingginya antusiasme masyarakat terhadap wisata bernilai edukasi, Lembang Park and Zoo (LPZ) kini tengah memacu penyelesaian pembangunan wahana baru berupa taman interaksi hewan atau petting zoo. 

Fasilitas ini dikembangkan sebagai langkah strategis untuk menjaga daya tarik sekaligus melengkapi ragam pengalaman berkunjung, mengingat permintaan destinasi wisata keluarga yang menggabungkan rekreasi dan pembelajaran terus meningkat tajam.

Berbeda dengan konsep serupa di tempat lain, wahana anyar ini tetap mengusung ciri khas arsitektur bergaya Bavarian dan Eropa yang telah menjadi identitas utama kawasan wisata tersebut. 

Pembangunan yang kini telah mencapai kemajuan 60 hingga 70 persen ini ditargetkan sudah bisa dinikmati pengunjung secara penuh saat liburan sekolah tiba. 

Bahkan, manajemen menyiapkan fasilitas ini dalam kondisi siap pakai sepenuhnya untuk menyambut lonjakan kunjungan tertinggi di akhir tahun, yaitu saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Lokasi pembangunannya pun dipilih sangat strategis, yakni berada tepat di sisi kandang burung unta dan kangguru pohon, sehingga menjadi satu kesatuan jalur wisata yang nyaman dan berurutan. 

Bernuansa Eropa

Desain lingkungan yang dibangun disesuaikan agar selaras dengan tema utama taman, menghadirkan suasana estetika Eropa yang kental dan membedakannya dari taman interaksi hewan biasa.

Manajemen LPZ, Evan Hans Cristian menjelaskan, kehadiran wahana baru ini bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan jawaban atas kebutuhan pengunjung yang menginginkan interaksi lebih dekat dengan satwa. 

"Nantinya, koleksi hewan yang disiapkan didominasi oleh spesies jinak, aman, dan ramah anak, seperti kambing domba serta kura-kura," kata Evan, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, konsep utama wahana baru ini memungkinkan pengunjung menyentuh, memberi makan, dan berinteraksi langsung, sekaligus mendapatkan pengetahuan dasar mengenai karakter dan kebiasaan hidup setiap hewan.

"Pengembangan ini menjadi bukti nyata keseriusan kami dalam menjaga daya tarik destinasi," tuturnya.

Apalagi, ungkap Evan, pihaknya mencatat adanya peningkatan jumlah kunjungan sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

"Kenaikan ini terasa sangat signifikan saat rangkaian libur panjang berlangsung, mulai dari perayaan Iduladha, Hari Raya Waisak, hingga Hari Lahir Pancasila," ungkapnya.

Lebih lanjut Evan menyebut, mayoritas wisatawan datang dari kawasan Jabodetabek, dan lebih dari 50 persen di antaranya adalah pengunjung baru. 

"Kondisi ini menegaskan posisi LPZ sebagai tujuan utama wisata edukasi bagi keluarga dan anak-anak dari luar wilayah Jawa Barat," ucapnya.

Sambil menunggu pembukaan resmi petting zoo, terang Evan, pengelola telah menyajikan pembaruan layanan untuk memaksimalkan kepuasan pengunjung. Kini, pertunjukan edukasi satwa dijadwalkan rutin setiap hari pada pukul 11.00, 13.30, dan 15.30 WIB. 

"Hal ini kami lakukan agar setiap momen kunjungan tetap bernilai tambah, meski wahana baru masih dalam tahap akhir pembangunan," ucapnya.

Menambah Koleksi Satwa

Tidak berhenti sampai di situ, lanjut Evan, manajemen juga menyusun rencana jangka panjang dengan menyiapkan penambahan koleksi satwa baru berjenis mamalia berukuran sedang, yang bakal diperkenalkan secara bertahap dalam waktu dekat. 

"Dukungan terhadap ekonomi lokal terus diperkuat melalui sektor kuliner. LPZ tetap konsisten memberi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menghadirkan beragam jajanan dan makanan khas daerah, menjadikan pengalaman wisata semakin lengkap dan bermanfaat bagi banyak pihak," tandasnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti