Lembang Park and Zoo Kembali Dibuka, Wisatawan: Kami Percaya Petugas dan Staf Bertanggung Jawab
Rabu, 10 September 2025, pengelola Lembang Park and Zoo, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memutuskan untuk kembali wana wisata kebun binatang mini setelah sempat tutup hampir dua pekan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Rabu, 10 September 2025, pengelola Lembang Park and Zoo, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memutuskan untuk kembali wana wisata kebun binatang mini setelah sempat tutup hampir dua pekan.
Pantauan di lokasi, portal yang sebelumnya ditutup telah dibuka. Bahkan, terlihat sejumlah pengunjung membeli tiket di loket. Terlihat, para petugas berjaga di tempat masuk lokasi.
Di dalam kawasan Lembang Park and Zoo, terpantau aktivitas para pengunjung mulai berkeliling untuk melihat satwa. Meski begitu, jumlah wisatawan tak sebanyak saat kondisi normal.
Tak cuma itu, terlihat pula aktivitas pembangunan di dalam kawasan Lembang Park and Zoo.
Salah satu wisatawan asal Yogyakarta, Dina mengaku masih agak khawatir lantaran macan tutul yang dikabarkan kabur dari kandang di Lembaga Park and Zoo ini belum tertangkap.
Namun, dari informasi yang didapat dari berbagai media macan tutul itu sudah keluar dari kawasan wisata Lembang Park and Zoo.
"Tapi kita percaya sama staff dan petugas yang ada di Lembang Park and Zoo karena mereka sudah membuka berarti mereka mau bertanggung jawab untuk memberikan pengamanan yang ekstra kepada para pengunjung," kata Dina saat ditemui di lokasi, Rabu 10 September 2025.
Dina menyebut, sekitar 70 persen dirinya tak terlalu merasa khawatir dan 30 persennya khawatir kalau sewaktu-waktu satwa liar yang kabur itu kembali lagi.
"Tapi kami percaya sama staf dan petugas Lembang Park and Zoo ini," tegasnya.
Dina menilai, dengan proses pencarian dan tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah yang terjadi sudah cukup bagus. Hal itu berdasarkan informasi dari media yang dipantaunya.
"Nah untuk lebih detailnya, saya enggak cari tahu. Saya cuma percaya sama staff yang ada aja," ucapnya.
Lembang Park and Zoo, sebut Dina, memang menjadi salah satu destinasi yang menjadi tujuannya berlibur. Namun, beberapa waktu ke belakang itu ditutup.
"Kebetulan waktu itu kita tahunya kan tutup. Nah pas ngecek lagi ternyata hari ini buka, akhirnya bisa jalan lah dan rencana kita bisa terlaksana," ucapnya.
Dina mengaku mengetahui objek wisata ini dibuka dari Instagram Story Lembang Park and Zoo. Sebab, dirinya pun sempat mengecek kalau LPZ ini ditutup dari media sosial mereka juga.
"Tahu buka dari Instagram story mereka. Beberapa minggu lalu kita ngecek kan emang terjadi penutupan dan belum ada info, tapi pas dicek hari ini udah mulai buka, yaudah kita ke sini," ucapnya.
Dina menyebut, baru pertama kali berkunjung ke Lembang Park and Zoo dan terus memantau perkembangan berita soal macan tutul yang lepas.
"Waktu itu belum sempat datang ke sini
langsung, cuma mantau perkembangannya via media sosial karena memang tujuan awal destinasi kita ke sini," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Hampir dua pekan pengelola objek wisata Lembang Park and Zoo di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak beroperasi usai seekor macan tutul titipan BBKSDA Jawa Barat kabur dari kandang karantina.
Imbas penutup objek wisata yang mengusung konsep Bavaria itu berdampak pada finasial usaha dan ekonomi tenaga kerja.
“Kalau ditanya soal kerugian, memang signifikan sekali. Tetapi, fokus kami saat ini adalah menanggulangi insiden ini dengan sebaik mungkin,” kata Humas Wisata Lembang Park and Zoo, Miftah Setiawan.
Lantaran operasional yang terhenti, ungkap Miftah, sejumlah pekerja terpaksa dirumahkan sementara. Namun, kebijakan ini bersifat sementara hingga kebun binatang kembali dibuka.
“Begitu buka, mereka akan kembali bekerja seperti biasa,” ujarnya.
Tak cuma itu, imbas penutupan selama hampir dua pekan membuat Lembang Park and Zoo kehilangan libur panjang Maulid Nabi (5–7 September 2025). Padahal, biasanya ramai pengunjung, tapi terpakasa terlewat dan tanpa pemasukan sama sekali.
"Jadi, kemarin itu yang seharusnya ramai saat libur panjang kemarin, justru sebaliknya tidak pemasukan," ucapnya.
Selama ditutup, kata Miftah, untuk seluruh perawatan satwa tetap berjalan normal. Bahkan, tidak ada yang dikurangi.
Menurutnya, semua hewan tetap mendapat perhatian seperti biasa. Namun, terkait pencarian macan tutul, status kini berubah menjadi pemantauan.
“Kami pastikan macan tutul itu sudah tidak ada di area Wisata Lembang Park & Zoo, berdasarkan temuan jejak yang mengarah keluar. Kini tim fokus pelacakan di luar area,” katanya. ***
Editor : JakaPermana


