Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Lembang Park and Zoo Ajak Pengunjung Uji Adrenalin dengan Mobil Wara-wiri yang Dilengkapi Wiremesh
Ada banyak cara yang dilakukan pengelola wisata untuk bisa bertahan dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Salah satunya seperti yang dilakukan pengelola objek wisata Lembang Park and Zoo yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi No 171, Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Ada banyak cara yang dilakukan pengelola wisata untuk bisa bertahan dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Salah satunya seperti yang dilakukan pengelola objek wisata Lembang Park and Zoo yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi No 171, Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kali ini, Lembang Park and Zoo sebagai objek wisata yang banyak mengoleksi satwa liar dan langka tersebut kembali menghadirkan inovasi baru berupa mobil wara-wiri yang dimodifikasi dengan menggunakan wiremesh atau jeruji besi.
Jika sebelumnya mobil wara-wiri di Lembang Park and Zoo itu dilengkapi kaca, kendaraan terbaru untuk bersafari ria di Kampung Satwa yang satu ini bakal menawarkan sensasi berbeda di mana para pengunjung bakal melihat secara langsung satwa-satwa liar secara langsung dibalik wiremesh.
Kendati demikian, pengelola Lembang Park and Zoo memastikan tetap aman saat bersafari ria di Kampung Satwa lantaran keamanan dalam mobil terbaru ini sudah dipersiapkan secara matang.
"Untuk keamanan, para pengunjung yang bersafari ria di Kampung Satwa 100 persen aman, soalnya untuk pintu kendaraan dikunci dari luar dan dalam. Jadi dobel kunci," kata General Manager Lembang Park and Zoo Iwan Susanto.
Tak hanya itu, lanjut Iwan, petugas pun melakukan dobel kroscek untuk memastikan keamanan pengunjung. Namun, pengunjung bakal merasakan sensasi melihat lebih dekat dengan satwa-satwa liar lantaran sekeliling kendaraan dibatasi wiremesh.
"Mereka bisa lebih dekat ngambil fotonya atau bisa berfoto selfie bareng dekat dengan harimau seperti itu," ujarnya.
Iwan menyebut, mobil wara-wiri hino dengan wiremesh ini memiliki kapasitas hingga 35 orang dengan tiket masuk sebesar Rp20 ribu per orang jika beli tiket di dalam.
Sementara jika membeli tiket terusan yang berada di depan, pengunjung hanya cukup membayar Rp15 ribu saja sekaligus dengan tiket masuk ke LPZ.
"Untuk weekday pengunjung bisa membayar Rp65 ribu saja. Kalau untuk weekend Rp85 ribu. Itu udah termasuk naik wara-wiri bersafari ria di Kampung Satwa," sebutnya.
Di Kampung Satwa, ungkap Iwan, para pengunjung bisa melihat secara langsung satwa, seperti pygmy hippo, hippo besar, watusi, alpaka, citah, harimau golden tabby, dan favorit di LPZ, harimau benggala putih.
"Total di LPZ ada 189 spesies dan ada sekitar 750 satwa. Rencananya, bulan depan kalau gak meleset kita bakal nambah koleksi zebra, unta, singa dan kucing-kucingan baru," tuturnya.
"Untuk luas area di belakang (Kampung Satwa) sekitar 7 hektare dengan durasi bersafari ria selama 10 menitan kurang lebih," sambungnya.
Kurniawati (21) pengunjung asal Bandung mengaku sudah dua kali bersafari di Kampung Satwa. Namun, dalam kunjungannya yang pertama belum selengkap seperti sekarang.
"Seru dan menarik. Lalu, suasananya juga bagus bisa melihat beragam satwa dari luar dan dalam negeri," ucapnya.
"Kebetulan datang sekeluarga dan ingin melihat satwa seperti harimau. Kan aku suka harimau," ucapnya. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


