Tiga Bayi Harimau Benggala Lahir di Lembang Park Zoo, Ada Nama dari Raffi Ahmad dan Irfan Hakim
Kebahagiaan kini tengah menyelimuti keluarga besar wana wisata Lembang Park and Zoo usai tiga ekor bayi Harimau Benggala lahir dengan sehat secara alami.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kebahagiaan kini tengah menyelimuti keluarga besar wana wisata Lembang Park and Zoo usai tiga ekor bayi Harimau Benggala lahir dengan sehat secara alami.
Tak hanya itu, dua dari tiga bayi Harimau Benggala yang lahir di Lembang Park and Zoo itu pun diberikan nama secara langsung oleh sejumlah artis papan atas, seperti Raffi Ahmad yang memberikan nama Anara pada bayi Harimau Benggala berjenis kelamin betina. Sedangkan Irfan Hakim menyematkan nama Akim pada bayi Harimau Benggala berjenis kelamin jantan.
Tak ingin ketinggalan, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat, Irawan Asaad juga memberikan nama Aden pada bayi Harimau Benggala yang pertama lahir di Lembang Park and Zoo.
"Kami turut bersyukur dan bahagia dengan kelahiran tiga ekor anak harimau Benggala di Lembang Park and Zoo," kata Irawan saat ditemui di Lembang Park and Zoo, Kecamatan Lembang, Bandung Barat.
"Harimau Benggala ini memang satwa liar, tapi berhasil dikelola dengan baik oleh teman-teman Lembang Park and Zoo," sambungnya.
Irawan menyebut, ada tiga ekor bayi Harimau Benggala, diantaranya dua ekor berjenis kelamin jantan dan satu ekor betina.
"Pemeliharaan satwa liar ini kami perbolehkan di LPZ dikarenakan ini merupakan Taman Satwa sekaligus lembaga konservasi," sebutnya.
Irawan menjelaskan, Taman Satwa ini merupakan lembaga konservasi yang mampu mengelola dan memelihara satwa-satwa seperti Harimau Benggala ini.
Di tempat yang sama, General Manager Lembang Park and Zoo, Iwan Susanto mengatakan, ketiga bayi harimau Benggala itu terlahir secara alami. Selain persalinannya yang alami proses perkawinan antara Harimau Benggala betina dan jantannya terjadi secara alami pula.
"Semuanya alamiah, tidak seperti sejumlah binatang lain yang sering dikawinkan dengan perantara atau joki," sebut Iwan.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk perawatannya dilakukan secara ketat. Dokter hewan yang masuk merawat bayi harimau Benggala, para perawat dan keeper, harus steril dan khusus.
“Dokter hewan, perawat dan keeper semuanya harus steril, bersih daru segala macamnya agar tidak ada penyakit yang menempel dan bisa menularkan," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani
