Virus yang Menewaskan Anak Harimau Benggala, Ini Penjelasan Dokter Hewan
Dokter hewan sebutkan jenis virus yang menyebabkan dua anak harimau Benggala di Bandung Zoo meninggal
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Virus yang menewaskan dua anak harimau benggala, Huru dan Hara, di Bandung Zoo disebut umum dan dapat menyerang seluruh spesies kucing.
"Virus panleukopenia bisa menyerang semua feline family, termasuk harimau. Jadi secara umum jenis virusnya sama," ujar dokter hewan spesialis feline, drh. Ica Antikasaat dihubungi, Selasa (31/3/2026).
Virus ini ungkap Ica, memang menjadi banyak penyebab kematian pada harimau. Virus itupun biasanya menyerang saat usia muda pada hewan jenis kucing.
"Mortality rate pada kucing besar lebih tinggi, bisa 80-90 persen terutama untuk anak harimau," katanya.
Menurut Ica, penularan virus panleukopenia dapat terjadi dari berbagai sumber, termasuk kucing liar yang terinfeksi. Risiko penularan meningkat apabila induk tidak divaksin dan kondisi sanitasi lingkungan kurang terjaga.
“Iya bisa, terutama kalau induk tidak divaksin dan sanitasi lingkungan kurang baik," ujarnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa virus juga berpotensi terbawa oleh manusia sebagai perantara, meskipun bukan sebagai inang utama.
“Kemungkinan bisa, soalnya kalau virus panleukopenia ini kapanpun dimanapun ada,” kata dia.
Penularan virus, lanjutnya, umumnya terjadi melalui kontak dengan feses, saliva, maupun partikel droplet dari hewan yang terinfeksi. Kontaminasi pada makanan juga dapat menjadi media penyebaran jika terpapar kucing liar yang membawa virus.
"Bisa, utamanya dari feses (kotoran), saliva (liur), dan droplets (partikel). Kalau makanan ada kontaminasi dari kucing stray yang terinfeksi bisa saja," ujar Ica.
Editor : Ahmad Sayuti

