Tiga Perintis Damkar Kabupaten Bogor Ini Diabadikan Namanya

Tiga orang pegawai Dinas Damkar Kabupaten Bogor diabadikan menjadi nama ruang Command Center, Ruang Rapat, dan Ruang Rekreasi.

Tiga Perintis Damkar Kabupaten Bogor Ini Diabadikan Namanya
Tiga orang pegawai Damkar Kabupaten Bogor tersebut mengabdi selama puluhan tahun. Bahkan, mereka sudah menjalankan tugas mulianya semenjak Damkar Kabupaten Bogor berdiri pada 1996 lalu. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Tiga orang pegawai Dinas Damkar Kabupaten Bogor diabadikan menjadi nama ruang Command Center, Ruang Rapat, dan Ruang Rekreasi.

Tiga orang pegawai Damkar Kabupaten Bogor tersebut mengabdi selama puluhan tahun. Bahkan, mereka sudah menjalankan tugas mulianya semenjak Damkar Kabupaten Bogor berdiri pada 1996 lalu.

Ketiganya meninggal dunia saat masih bertugas di Damkar Kabupaten Bogor. Bahkan, salah satunya yaitu Maman Yusmana meninggal dunia ketika sedang berupaya melakukan pemadaman api di Ciampea. Ia sempat pingsan dan meninggal dunia di hari yang sama saat ditangani tenaga medis di Rumah Sakit PMI Kota Bogor.

"Ruang Command Center kami berinama Maman Yusmana, Ruang Rekreasi kaki beri Napi, dan Ruang Rapat kami beri nama Haerudin. Ketiganya adalah perintis pendiri Damkar Kabupaten Bogor dan meninggal dunia saat masih bertugas maupun berdinas,"  kata Kepala Damkar Kabupaten Bogor Yudi Santosa kepada wartawan, Jumat 9 Januari 2026.

Yudi menuturkan, ketiga perintis dan pendiri Damkar Kabupaten Bogor tersebut dianggap memiliki jasa besar perkembangan kelembagaan.

"Mereka bertugas saat Damkar masih bergabung di Setda, lalu gabung di Dinas Cipta Karya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga menjadi dinas sendiri pada 2017. Semoga keteladanan mereka, memotivasi para junior dan penerusnya," tutur Yudi.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) itu melanjutkan, dengan berpisahnya Damkar Kabupaten Bogor dari dinas induk itu menjadi langkah transformasi para petugas Damkar ke arah lebih baik lagi.

"Sejak 2017, Damkar terus memperbaiki dan meningkatkan kemampuannya, terutama dalam hal waktu pemadaman api dan penyelamatan," lanjutnya.


Editor : Doni Ramdhani