Tingkatkan RLS, Bupati Bogor Ade Yasin Luncurkan Program Mawar Sagu

Bupati Bogor Ade Yasin berusaha meningkatkan RLS dengan mengajak para guru P3k menyuskseskan program Mawar Sagu

Tingkatkan RLS, Bupati Bogor Ade Yasin Luncurkan Program Mawar Sagu
Bupati Bogor Ade Yasin mengajak para guru P3K untuk meningkatkan RLS dengan program Mawar Sagu.

INILAHKORAN, Bogor - Untuk meningkatkan angka rata-rata lama sekolah (RLS), Bupati Bogor Ade Yasin mengajak para guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) menyukseskan program lima warga satu guru (Mawar Sagu).

Dengan program Mawar Sagu, Bupati Bogor Ade Yasin berharap warga yang buta huruf ataupun yang strata pendidikannya masih rendah bisa mengikuti atau bersekolah di pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM)

"Angka RLS di Kabupaten Bogor baru mencapai 8,33 tahun dan untuk meningkatkannya, Pemkab Bogor memiliki program Mawar Sagu," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Rabu 20 April 2022.

Baca Juga: Bupati Bogor Ade Yasin Lantik 1.324 Guru Honorer menjadi Guru P3K

Ia menerangkan dengan keterlibatan para guru P3K dalam program Mawar Sagu, orang dewasa lebih daru 25 tahu dan maksimal 60 tahun yang jenjang pendidikan dasarnya belum 9 tahun atau lulus SMP, dipinta mengikuti PKBM untuk kelanjutan strata pendidikannya.

"Kesuksesan program Mawar Sagu ini, bergantung peran guru P3K, Pemerintah Kecamatan , Pemerintah Desa, majelis taklim, organisasi masyarakat lainnya. Kami minta pemerintahan di wilayah menyiapkan data yang valid tentang pendidikan warganya termasuk lulusan pesantren yang belum memiliki ijasah pendidikan formal," terangnya.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan bahwa dalam mewujudkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2019-2023, jajarannya siap mencapai target angka RLS hingga 8,6 tahun.

Baca Juga: Lawan Buta Huruf Al-Qur'an, Pemkot Lanjutkan Program Bogor Mengaji

"Di masa akhir jabatan saya di Tahun 2023, saya berharap angka RLS minimal mencapai 8,6 tahun demi tercapainya Karsa Bogor Cerdas dan terwujudnya visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Bekeradaban," jelas Bupati Bogor Ade Yasin.

Ibu dua orang anak ini melanjutkan para guru P3K yang ikut melaksanakan program Mawar Sagu akan mendapatkan honor tutorial perbulan melalui Dinas Pendidikan.

"Sasaran program Mawar Sagu ini, adalah warga sekitar dimana guru P3K tersebut berdomisili, hingga tidak memberatkan guru tersebut dengan biaya transportasi," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran