TNI AD Salurkan Bantuan untuk 30 Pesantren di Tasikmalaya dan Garut

TNI AD menyalurkan bantuan untuk 30 pesantren di Tasikmalaya dan Garut, berupa 30 sumur bor, asrama santri, ribuan Al-Qur’an, kasur, laptop, dan karpet.

TNI AD Salurkan Bantuan untuk 30 Pesantren di Tasikmalaya dan Garut
TNI AD menyalurkan bantuan untuk 30 pesantren di Tasikmalaya dan Garut, berupa 30 sumur bor, asrama santri, ribuan Al-Qur’an, kasur, laptop, dan karpet.

INILAHKORAN.ID – TNI Angkatan Darat (TNI AD) menyalurkan bantuan sarana dan prasarana untuk 30 pondok pesantren di wilayah Tasikmalaya dan Garut. Bantuan tersebut meliputi pembangunan sumur bor, perbaikan asrama santri, hingga penyediaan ribuan Al-Qur’an, kasur, dan karpet untuk menunjang aktivitas serta kenyamanan para santri.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Pondok Pesantren Darussurur, Legok Jaya, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Kamis (15/10/2026). Kegiatan dibuka oleh Inspektur Jenderal TNI AD (Irjenad), Letjen TNI Erwin Djatniko, yang mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Bantuan yang disalurkan mencakup 30 titik sumur bor, empat unit kobong atau asrama santri, 2.894 Al-Qur’an, 2.320 kasur, 30 laptop, serta 2.068 karpet.

Irjenad Letjen TNI Erwin Djatniko mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Kasad untuk memperluas peran TNI AD dalam membantu masyarakat, termasuk memenuhi kebutuhan dasar lembaga pendidikan keagamaan.

“Terkait bantuan hari ini merupakan komitmen dari kami, terutama dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Atas inisiasi beliau sendiri, bahwa TNI AD harus banyak fungsinya,” kata Erwin.

Ia menjelaskan, program bantuan tersebut juga berangkat dari masukan Anggota Komisi I DPR RI, H. Oleh Soleh, mengenai berbagai kebutuhan masyarakat yang dapat didukung melalui kegiatan TNI AD.

Menurut Erwin, bantuan TNI AD tidak hanya menyasar pondok pesantren, tetapi juga kebutuhan infrastruktur masyarakat lainnya, seperti sumur bor, jembatan, sekolah, dan rumah tidak layak huni (RTLH).

Khusus untuk pesantren, bantuan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan penunjang kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari santri. Selain Al-Qur’an dan kasur, dukungan juga dapat berupa genset serta fasilitas pendukung lainnya.

“Harapannya santri bisa lebih nyaman dalam melaksanakan kegiatan di pondok pesantren,” ujarnya.

Selain peningkatan fasilitas, Erwin menegaskan bahwa para santri memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi melalui TNI. Karena itu, ia mendorong pengelola pesantren untuk membina santri yang berminat mengikuti seleksi prajurit.

“Perlu diketahui oleh semua bahwa para santri memiliki hak yang sama untuk menjadi TNI. Tolong dibina dan kami akan membantu dalam pembinaan tersebut,” katanya.

Terkait penentuan penerima bantuan, Erwin menyebut TNI AD menerapkan skala prioritas dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan setiap pesantren.

“Kita tidak memiliki kriteria, tapi kita lihat mana pondok pesantren yang butuh bantuan, jadi ada skala prioritas,” tuturnya.

Sumur Bor Bantu Atasi Kesulitan Air di Pesantren

Bagi Pondok Pesantren Darussurur di Kecamatan Kawalu, bantuan sumur bor menjadi salah satu fasilitas yang sangat dibutuhkan. Sebelumnya, pesantren tersebut sempat mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pimpinan Pondok Pesantren Darussurur, Dede Ruyatul Hajar, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya bantuan sumur bor beserta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

“Alhamdulillah, sempat sulit air, hari ini terealisasi sumur bor beserta MCK,” ujar Dede.

Ia berharap bantuan tersebut membawa manfaat bagi para santri dan seluruh lingkungan pesantren. Dede juga mendoakan agar kebaikan TNI AD mendapat balasan dari Allah SWT.

“Insya Allah kebaikan TNI AD dibalas oleh Allah lahir batin, dunia akhirat,” katanya.

Di sisi lain, Dede berharap pembangunan masjid pesantren yang telah berlangsung selama sekitar 10 tahun dapat segera diselesaikan.

“Masjid sudah 10 tahun belum beres, Insya Allah bisa terealisasi,” ucapnya.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat TNI AD, Anggota DPR RI daerah pemilihan Tasikmalaya H. Oleh Soleh, serta Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan.

Melalui program ini, bantuan sarana dan prasarana diharapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan keagamaan sekaligus meningkatkan kenyamanan para santri di wilayah Tasikmalaya dan Garut.***


Editor : JakaPermana