Toyota Kijang Grand Extra Raib Digondol Maling di Jalan Kancra Lengkong Bandung
Viral maling mobil kijang di Bandung, aksinya terekam CCTV.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebuah mobil minibus legendaris merk Toyota Kijang Grand Extra dilaporkan raib digondol maling saat diparkir di kawasan Jalan Kancra, Kelurahan Burangrang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.
Insiden tersebut sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) milik warga di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan rekaman CCTV yang diunggah akun @infobandungraya, peristiwa pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026 subuh, sekira pukul 05.00 WIB.
Aksi nekat pelaku terbilang rapi lantaran mobil berhasil dibawa kabur dalam kondisi pintu terkunci rapat dan setir yang sudah dikunci ganda oleh pemiliknya.
Ciri-Ciri mobil Kijang Grand Extra yang Hilang di Lengkong
Korban melalui pihak keluarga, Teh Ghea, telah menyebarkan informasi mengenai detail kendaraan yang hilang dengan harapan masyarakat yang melihat dapat segera memberikan informasi.
Berikut adalah spesifikasi dan identitas kendaraan korban:
Merk/Tipe: Toyota Kijang Grand Extra
Nomor Polisi (Plat No): D 1407 RQ (Plat Bandung)
Nomor Rangka: Berakhiran *******80353
Nomor Mesin: Berakhiran *****57100
Lokasi Terakhir: Jalan Kancra (patokan dekat simpang Kancra-Nilem), Kel. Burangrang, Kec. Lengkong, Kota Bandung.
Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah, Kasus Ditangani Polsek Lengkong
Akibat insiden curanmor subuh tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian materil mencapai Rp45 juta. Kehilangan mobil keluarga yang masih bernilai tinggi ini langsung direspons korban dengan membuat laporan resmi ke pihak kepolisian terdekat.
Kasus pencurian mobil di Jalan Kancra ini kini sudah dilaporkan ke Polsek Lengkong untuk pengusutan dan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengidentifikasi wajah atau gerak-gerik pelaku yang terekam kamera CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) demi mempercepat proses penangkapan.
Editor : Firda Rachmawati

