TPS3R Manunggal Pituah Jadi Pusat Pengelolaan Sampah Terpadu di Kecamatan Batununggal
Tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) Manunggal Pituah di Kelurahan Kacapiring, Kota Bandung kini menjadi pusat pengelolaan sampah terpadu bagi delapan kelurahan di Kecamatan Batununggal. Lokasinya dipilih karena strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) Manunggal Pituah di Kelurahan Kacapiring, Kota Bandung kini menjadi pusat pengelolaan sampah terpadu bagi delapan kelurahan di Kecamatan Batununggal. Lokasinya dipilih karena strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Setiap hari, TPS3R menerima sekitar sembilan ton sampah organik dan anorganik dari sembilan RW di Kelurahan Kacapiring. Satu RW dari Kelurahan Cibangkong, Kelurahan Samoja, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Gober dan sumber lainnya. Sampah dibakar dalam dua shift, pagi pukul 05.00-13.00 WIB dan siang pukul 13.00-21.00 WIB.
Admin TPS3R Manunggal Pituah, Dadan Rohimat mengatakan, lokasi TPS3R Kacapiring sengaja dipilih karena strategis. “Secara kebetulan lokasinya ditempatkan di Kelurahan Kacapiring. Ini pengelolaan satu kecamatan, terdiri dari delapan kelurahan. Kebetulan tempatnya ditempatkan di Kacapiring,” kata Dadan Rohimat, Rabu 3 Desember 2025.
Menurut ia, proses pembakaran menggunakan insinerator dengan kayu sebagai bahan bakar awal tanpa bensin atau bahan kimia lain. “Untuk pertama kita tidak menggunakan bahan bakar sama sekali. Kita cuma sebatas kayu bakar untuk menyalakan panasnya mesin. Tidak boleh pakai bensin, dan tidak murni semata-mata kayu bakar karena kita pakai batu api untuk tahan panasnya,” ucapnya.
Ia menambahkan, beberapa jenis sampah seperti baterai dan bekas botol gas tidak dibakar dan ditangani secara terpisah. TPS3R Manunggal Pituah dioperasikan oleh 20 orang, terdiri dari empat pengurus dan 16 pekerja. Pengelolaan tersebut, dinilai ramah lingkungan dan aman bagi pekerja serta efisien bagi masyarakat sekitar.
"Suhu pembakaran berkisar antara 500 sampai 1.150 derajat celsius, tergantung jenis dan kondisi sampah," ujar dia.***
Editor : JakaPermana

