Pemkot Bandung Siapkan 36 Fasilitas Pengolahan Sampah, Teknologi Termal Masih Dikaji
Pengembangan fasilitas pengolahan sampah, terus dipercepat dengan rencana pembangunan 36 titik di seluruh kecamatan di Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pengembangan fasilitas pengolahan sampah, terus dipercepat dengan rencana pembangunan 36 titik di seluruh kecamatan di Kota Bandung. Langkah itu, menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir.
Setiap kecamatan, diminta menyiapkan satu lokasi yang akan dijadikan pusat pengolahan sampah. Fasilitas tersebut, nantinya akan menggunakan berbagai teknologi sesuai kebutuhan dan karakteristik wilayah.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, teknologi yang disiapkan mencakup pengolahan sampah organik hingga teknologi termal yang mampu mengurangi volume sampah secara signifikan.
“Setiap camat harus menyetor satu titik untuk pengolahan sampah,” kata Farhan, Senin (27/4/2026).
Namun menurutnya, penerapan teknologi termal tidak bisa dilakukan secara langsung karena harus melalui sejumlah tahapan. Termasuk pemenuhan standar pengendalian pencemaran udara.
“Untuk thermal, kita harus melewati beberapa pemeriksaan sampai bisa menerapkan air pollutant controller (APC),” ucapnya.
Penggunaan APC, dinilai pihaknya sangat penting untuk menekan emisi. Tetapi di sisi lain, berdampak pada peningkatan biaya operasional karena membutuhkan konsumsi listrik yang cukup besar.
“APC ini menambah biaya bulanan karena pakai listrik. Jadi kita sedang hitung ulang semuanya,” ujar dia.
Perhitungan ulang tersebut ditambahkan Farhan, dilakukan agar pembangunan fasilitas pengolahan sampah tetap berjalan dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kemampuan pembiayaan jangka panjang.***
Editor : JakaPermana

