Trump Tegaskan Tak Akan Terapkan Pajak Global Selama Menjabat Presiden AS

Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan menerapkan pajak global selama dirinya menjabat dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-81.

Trump Tegaskan Tak Akan Terapkan Pajak Global Selama Menjabat Presiden AS
Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan menerapkan pajak global selama dirinya menjabat dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-81.

INILAHKORAN.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan tidak akan menerapkan Pajak Global selama dirinya masih menjabat sebagai presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat berpidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) ke-81 di New York, Selasa (22/9/2026).

"Tidak ada pemerintahan global, dan selama saya menjadi presiden, tidak akan ada pajak global," kata Trump dalam pidatonya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari pesan Trump mengenai penolakan terhadap gagasan yang dinilainya dapat mengurangi kedaulatan Amerika Serikat. Dalam pidatonya, Trump juga menegaskan bahwa AS menolak upaya membangun bentuk kendali global terhadap sejumlah kebijakan nasional.

Sidang Umum PBB ke-81 resmi dibuka pada 8 September 2026. Sementara itu, rangkaian debat umum tingkat tinggi berlangsung di Markas Besar PBB, New York, pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September 2026.

Debat umum tersebut menjadi forum bagi kepala negara, kepala pemerintahan, serta perwakilan tingkat tinggi negara anggota PBB untuk menyampaikan pandangan dan prioritas masing-masing terkait berbagai persoalan global.

Rangkaian debat umum dijadwalkan berlangsung hingga 28 September 2026. Agenda tersebut menjadi bagian utama dari rangkaian High-Level Week Sidang Umum PBB ke-81.

Rusia dalam rangkaian debat umum tersebut diwakili Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov yang dijadwalkan menyampaikan pidato pada 26 September 2026.

Sidang Umum PBB ke-81 mengusung tema "Restoring trust, managing transformation: A United Nations that delivers for all" atau pemulihan kepercayaan dan pengelolaan transformasi menuju PBB yang mampu memberikan hasil bagi semua pihak.***


Editor : JakaPermana