Ulasan Google SPBU Sanglah Bali Dirating Buruk Netizen Imbas Oknum Petugas Diduga Lakukan Pungli

Berdasarkan pantauan Inilah Koran, ulasan SPBU Sanglah atau SPBU Komodo ini diberi rating bintang satu oleh netizen setelah ramai video petugas SPBU yang meminta biaya admin Rp5 ribu.

Ulasan Google SPBU Sanglah Bali Dirating Buruk Netizen Imbas Oknum Petugas Diduga Lakukan Pungli
Ulasan Google SPBU Sanglah Bali Dirating Buruk Netizen Imbas Oknum Petugas Diduga Adanya Pungli

INILAHKORAN, Bandung - ulasan Google SPBU Sanglah di Denpasar, Bali menjadi sasaran netizen imbas viral video oknum petugas yang diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Berdasarkan pantauan Inilah Koran, ulasan SPBU Sanglah atau SPBU Komodo ini diberi rating bintang satu oleh netizen setelah ramai video petugas SPBU yang meminta biaya admin Rp5 ribu.

SPBU yang berlokasi di Jalan Pulau Komodo, Dauh Puri Klod tersebut kini mendapat rating bintang 2,7 dari 473 ulasan di Google.

Dari beberapa ulasan terbaru, netizen menuliskan tentang kecurangan yang terjadi di SPBU Sanglah tersebut.

"karyawan kyk gitu pecat aja, mba nya bikin aturan sendiri mang boleh, yaela mending kerja jadi purel ato lc aja mba," tulis netizen.

"liat vt bahwa emg pelayanan sgt miris, dan banyak curang, hati hati, mending cari SPBU swasta atau pertamina lain," sahut netizen lain.

"setelah lihat video di tiktok dan ulasan nya sendiri mengenai kecurangan di SPBU ini. gue bantu kasih bintang 1 ya, semoga manajemen notice hal tsb dan segera diberikan tindakan selanjutnya," kata netizen lainnya.

"hati hati curang harus diperhatiin angka meterannya karna kalo gak diperhatiin bakal di stop atau di 0 in sebelum sampe harga yg kita beli. kalo ditegur bakal nyolot dan marah marah kayak maling ketauan awowkw," tulis netizen di ulasan Google.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan terkait dari pihak SPBU yang bersangkutan mengenai adanya dugaan pungli tersebut.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial video yang menunjukkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum petugas SPBU.

Dalam video yang diunggah di akun media sosial X @Heraloebss, seorang pengemudi mobil protes kepada petugas SPBU karena dimintai biaya admin saat isi bensin.

Berdasarkan keterangan dari pengunggah video, pria tersebut mengisi bensin Pertamax Rp100 ribu, tapi yang diinput hanya Rp95 ribu.

Saat pria tersebut melayangkan protes, petugas SPBU tersebut mengatakan bahwa biaya Rp5 ribu merupakan admin.

Selain itu, oknum petugas SPBU itu pun mengatakan bahwa kebijakan biaya admin tersebut juga diterapkan di SPBU lain.

"Pak dimana-mana gitu," ujar petugas SPBU.

"Aturan dimana? di koran ga ada ko, ada peraturan tertulis? kasih lihat saya. Kalau saya dikasih liat, saya bayar Rp5 ribu. Itu saya beli pertamax bukan pertalite," protes pria tersebut.

"Ya coba aja bapak ke tempat lain," jawab petugas SPBU tersebut.

"Tempat lain tempat lain, tempat lain juga gak begitu," kata pengemudi mobil.

Alih-alih memberikan penjelasan dan permintaan maaf, menurut pengunggah video oknum petugas SPBU tersebut justru meremehkan costumer.

"Beli 100 ribu aja berisik," kata petugas SPBU.


Editor : Firda Rachmawati