UTama Gelar Job Fair 2019
Rektor Universitas Widyatama (UTama) Prof Obsatar Sinaga membuka bursa kerja 2019 di Gedung Diklat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Sumedang, Kamis (12/12/2019).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Rekror Universitas Widyatama (UTama) Prof Obsatar Sinaga membuka bursa kerja 2019 di Gedung Diklat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Jalan Raya Jatinangor Km 20 Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (12/12/2019).
Pada kesempatan itu, Obi sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Universitas Widyatama memiliki jaringan internasional yang baik dan sudah diakui oleh negara Eropa dan Amerika Serikat. Sehingga, LLDIKTI meminta kepada teman-teman perguruan tinggi lain untuk ikut berkolaborasi dengan Widyatama.
"Kebetulan juga UTama senang juga kalau ada yang berkolaborasi, karena artikel yang ditulis sendiri itu biasa, tidak lebih baik penilaian dari pada artikel yang ditulis secara berkolaborasi atau secara bersama-sama," ucap Obi.
Hingga saat ini kata Obi, sudah ada sekitar 22 Universitas yang sudah tanda tangan memorandum of understanding (MoU) dan sudah mengawalinya dengan starting point. Pihaknya kata Obi, sudah melakukan penelitian dan hasilnya akan di publikasi, yang nantinya publikasinya menjadi urusan UTama.
"Jurnal yang sudah submit untuk UTama sudah 635 jurnal tahun 2019. Kemudian kita punya slot oleh jurnal-jurnal yang selama ini berhubungan baik dengan kita, mereka percaya terhadap UTama. Kita butuh lima ribu artikel yang harus kita lakukan penelitian bersama-sama," papar Obi.
Dia menambahkan, rencananya pembuatan ini memakan waktu satu bulan. Acara UTama diminta sebagai penyelenggara, karena dianggap berpengalaman yang memperoleh rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam acara job fair lalu. Peserta ini sebanyak 13 perusahaan.
Kepala LLDIKTI Wil IV Jabar Banten Prof Uman Suherman menambahkan, ini kedua kalinya untuk memberikan kesempatan terhadap perguruan tinggi menunjukkan produk-produk inovasi unggulan yang memang dibangun oleh masing-masing perguruan tinggi atas dasar penelitian yang sudah dilakukan.
"Kemudian kami mengundang Kadin dunia industri biar ini menjadi sebuah ajang industri dan sebagai awak kepercayaan dari dunia industri untuk melibatkan perguruan tinggi, terutama baik riset maupun dalam aplikasi dari inovasi- inovasi yang ada," tambahnya. (okky adiana)
Editor : suroprapanca


