Vendor Minim Jaringan Menang Tender? KPK Minta Pengadaan Motor Listrik BGN Dijelaskan
KPK minta BGN jelaskan soal vendor yang menang pengadaan motor listrik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polemik pengadaan 25.644 unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) semakin mencuat setelah muncul sorotan terhadap pemenang tender, yakni PT Yasa Artha Trimanunggal.
Perusahaan tersebut disebut-sebut belum memiliki jaringan dealer atau penyalur yang luas, sehingga memicu pertanyaan publik terkait proses pemilihannya.
Menanggapi hal ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan harus memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa penentuan pemenang tender tentu memiliki argumentasi yang harus bisa dijelaskan secara terbuka.
“Kenapa vendor tertentu yang menang, pasti ada alasan dalam proses pengadaan. Itu yang nantinya harus bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
KPK tidak secara langsung menilai vendor tersebut, namun menekankan bahwa proses pengadaan harus transparan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
Isu ini mempertegas bahwa proyek besar pemerintah, khususnya pengadaan barang dalam jumlah besar, selalu berada dalam pengawasan ketat untuk mencegah potensi penyimpangan.
Editor : Firda Rachmawati

