Viral di Medsos! Terungkap Alasan Utama Peternakan Dago Dairy Bandung Resmi Tutup
Inilah beberapa alasan penutupan peternakan sapi, Dago Dairy yang menjadi sorotan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - peternakan sapi perah terkenal, Dago Dairy, secara resmi menghentikan seluruh kegiatan operasinya.
Penutupan ini mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat netizen di berbagai platform media sosial seperti Threads dan TikTok.
Banyak warganet menyayangkan keputusan tersebut mengingat Dago Dairy dikenal menghasilkan produk susu sapi berkualitas tinggi. Lantas, apa penyebab sebenarnya di balik keputusan pahit ini?
Kendala Perekrutan Tenaga Kerja dan Aturan Domisili
Berdasarkan potongan video dan unggahan akun resmi yang beredar di media sosial, alasan utama Dago Dairy tutup adalah kesulitan dalam mendapatkan tenaga kerja.
Pihak Dago Dairy mengonfirmasi bahwa syarat untuk bekerja di tempat tersebut harus berasal dari warga lokal Dalam tanggapan resminya di kolom komentar, akun @dago_dairy menyebutkan bahwa mengambil pekerja dari luar area Dago dapat memicu konflik atau masalah dengan pekerja/lingkungan setempat.
Meskipun menawarkan gaji yang dinilai layak, generasi muda dan warga lokal Dago dilaporkan kurang berminat untuk bekerja di sektor peternakan sapi perah.
Sorotan Netizen dan Sorotan Regulasi Setempat
Penutupan Dago Dairy memicu gelombang simpati sekaligus kritik dari para pengguna internet.
Sebagian besar warganet menyayangkan aturan tersirat lingkungan yang dinilai menyulitkan pemilik usaha untuk berkembang dan menyerap tenaga kerja potensial dari luar daerah.
Hingga kini, video perpisahan dari pemilik Dago Dairy masih terus mendapat beragam respons dari masyarakat yang merasa kehilangan salah satu produsen susu lokal terbaik di Bandung.
Editor : Firda Rachmawati

