Viral Menu MBG Lele di Pamekasan, BGN: Video Tak Tampilkan Makanan Lengkap
Begini klarifikasi BGN terkait MBG lele di Pamekasan yang ditolak pihak sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Dalam video tersebut terlihat paket makanan hanya berisi lele dan tempe marinasi, sehingga memunculkan berbagai komentar dari warganet.
Namun, pihak BGN menegaskan bahwa video tersebut tidak menampilkan keseluruhan menu yang sebenarnya disiapkan untuk siswa.
Video Viral Dinilai Tidak Menampilkan Menu Secara Utuh
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan, berdasarkan laporan dari lapangan, paket makanan yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebenarnya terdiri dari beberapa jenis makanan bergizi.
Menu lengkap yang disiapkan meliputi:
-
Lele marinasi
-
Tahu dan tempe ungkep
-
Roti pizza
-
Telur rebus
-
Susu full cream
-
Buah naga
Menurut Nanik, video yang beredar hanya memperlihatkan sebagian menu karena pihak sekolah tidak mengizinkan paket makanan dikeluarkan dari kendaraan distribusi.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, menu yang disiapkan SPPG sebenarnya lengkap. Namun dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu,” kata Nanik dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan, potongan video tersebut akhirnya menimbulkan persepsi yang tidak utuh mengenai makanan yang disiapkan dalam program MBG di wilayah Pamekasan.
Program MBG Tetap Mengutamakan Standar Gizi
BGN menegaskan bahwa setiap menu dalam Program Makan Bergizi Gratis disusun berdasarkan standar gizi seimbang dan keamanan pangan.
Oleh karena itu, setiap polemik atau laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti melalui proses koordinasi dan evaluasi agar kualitas pelayanan tetap terjaga.
“Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan agar proses penyiapan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar,” ujar Nanik.
Alasan Lele Dimarinasi dalam Menu MBG
Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu MBG memiliki alasan khusus.
Menurutnya, metode marinasi dilakukan untuk menjaga kandungan gizi sekaligus memperpanjang daya tahan makanan.
“Ketika dimarinasi, kandungan gizi lele tetap terjaga dan bisa bertahan hingga satu hari. Ini juga membantu menambah asupan protein pada menu hari tersebut,” jelas Fikri.
Editor : Firda Rachmawati

