Viral Momen Tim SAR Berjuang di Lumpur Tebal Demi Temukan Korban Banjir Longsor Sibolga dan Tapteng
Dalam video yang beredar memperlihatkan perjuangan tim SAR gabungan yang harus merangkak di tengah lumpur tebal demi menjangkau titik-titik lokasi korban yang sulit diakses.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Upaya pencarian dan evakuasi korban banjir serta longsor di wilayah Sibolga–Tapanuli Tengah memasuki tahap yang semakin menantang.
Dalam video yang beredar memperlihatkan perjuangan tim SAR gabungan yang harus merangkak di tengah lumpur tebal demi menjangkau titik-titik lokasi korban yang sulit diakses.
Tampak sejumlah personel SAR memakai helm dan rompi keselamatan, berlutut bahkan merayap di atas lumpur berwarna cokelat pekat.
Tubuh mereka hampir tak terlihat karena sebagian besar terbenam dalam genangan lumpur yang bercampur dengan kayu, batang pohon, dan puing-puing hanyut.
Di tengah mereka, terlihat kantong jenazah yang menandakan ditemukannya korban di lokasi penuh material longsoran itu. Pemandangan ini mencerminkan betapa ekstremnya kondisi lapangan yang harus mereka hadapi.
Medan yang mereka tembus bukan sekadar licin, tetapi juga sangat berbahaya. Lumpur sedalam lutut hingga pinggang, potongan kayu yang tersangkut, serta aliran air yang tidak stabil menjadi ancaman setiap saat. Meski demikian, tim SAR gabungan bersama warga tak menunjukkan keraguan sedikit pun.
"Dengan peralatan seadanya, Tim SAR Gabungan dan warga bahu-membahu menembus kawasan terdampak banjir dan longsor di Sibolga–Tapteng," tulis akun tersebut.
Setiap beberapa meter, mereka harus memastikan permukaan tanah aman dari jebakan lumpur dalam. Banyak titik lokasi yang hanya bisa dijangkau dengan cara merangkak karena permukaan terlalu licin dan struktur tanah tidak stabil pascalongsor. Proses evakuasi juga membutuhkan koordinasi ketat agar petugas tak terjebak atau terseret lumpur.
Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan. Akses menuju beberapa lokasi tetap terputus, sehingga tim SAR harus berjalan kaki berjam-jam untuk mencapai titik evakuasi. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga menjadi tantangan tambahan.
Momen pencarian korban tersebut menjadi sorotan. Tak sedikit warganet yang berterima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah mengupayakan yang terbaik untuk mencari korban meskipun medannya sangat sulit.
Editor : Firda Rachmawati
