Menjelang Siang, Tim SAR Gabungan Temukan Lima Korban Longsor Pasirlangu
Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan lima korban longsor Pasirlangu, KBB, Sabtu 31 Januari 2026 menjelang siang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Harapan dan duka kembali bersinggungan di lokasi longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dalam rentang waktu kurang dari dua jam, Tim SAR Gabungan menemukan lima kantong jenazah atau bodypack korban longsor.
Penemuan lima korban longsor Pasirlangu, itu didapat saat operasi pencarian masih berlangsung di tengah ancaman cuaca dan longsor susulan, Sabtu 31 Januari 2026..
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa penemuan pertama terjadi pada pukul 09.29 WIB di Worksite B2. Setelah itu, satu bodypack kembali ditemukan di Worksite A1 pada pukul 10.23 WIB.
“Penemuan terus berlanjut di Worksite A2. Satu bodypack ditemukan pukul 10.58 WIB, kemudian dua temuan berikutnya masing-masing pada pukul 11.19 WIB dan 11.25 WIB,” ujar Ade Dian.
Hingga pukul 11.32 WIB, total sebanyak lima bodypack berhasil dievakuasi. Dengan tambahan tersebut, jumlah keseluruhan bodypack yang ditemukan sejak awal operasi pencarian kini mencapai 65 pack.
Meski demikian, pekerjaan belum usai. Tim SAR Gabungan masih mencari sekitar 15 korban yang diduga tertimbun material longsor. Proses pencarian dilakukan secara manual, menggunakan alat berat, serta dibantu anjing pelacak di sejumlah titik yang masih dianggap memiliki potensi temuan.
Di sisi lain, proses identifikasi korban juga terus berjalan. Berdasarkan data Disaster Victim Identification (DVI), hingga Kamis (30/1/2026) pukul 22.00 WIB, sebanyak 49 bodypack dari 50 yang diserahkan telah berhasil teridentifikasi. Sementara itu, 10 bodypack lainnya masih dalam tahap identifikasi lanjutan.
Ade Dian menegaskan seluruh personel tetap diminta waspada selama bertugas. Kondisi tanah yang labil dan cuaca yang sulit diprediksi masih menjadi tantangan utama dalam operasi SAR di Pasirlangu.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan selama masa tanggap darurat masih berlaku, dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga.***
Editor : Bsafaat

