Pembangunan BRT Picu Kemacetan di Pusat Kota Bandung, Dishub Siapkan Antisipasi
Hampir seluruh koridor BRT akan mengalami penyempitan jalur sehingga kemacetan memang tidak bisa dihindari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAKORAN.ID- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Satriadi membenarkan pembangunan bus rapid transit (BRT) di Kota Bandung akan berdampak pada arus lalu lintas terutama di pusat kota.
Meski demikian, Kadishub Rasdian Satriadi mengaku telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi meminimalisir kemacetan di sepanjang jalur pembangunan BRT.
"Pasti akan berdampak. Pembangunan jalur on corridor dan halte sepanjang 21 kilometer itu pasti menimbulkan kemacetan. Tapi tugas kami adalah mengantisipasi agar kemacetan tersebut bisa dikurangi, supaya kendaraan tetap bisa bergerak lebih lancar meskipun tidak ideal," kata Rasdian Setiadi, Sabtu 31 Januari 2026.
Menurut ia, hampir seluruh koridor BRT akan mengalami penyempitan jalur sehingga kemacetan memang tidak bisa dihindari. Namun, pihak Dinas Perhubungan akan memanfaatkan teknologi canggih berupa intelligent traffic system (ITS).
"Dengan sistem ini, lampu lalu lintas akan menggunakan ACTS. Sehingga ketika BRT melintas atau terjadi kepadatan di simpang, lampu merah bisa langsung menyesuaikan dan tidak perlu menunggu lama," ucapnya.
Selain dukungan teknologi, langkah antisipasi jangka pendek juga akan dilakukan dengan menempatkan banyak petugas di lapangan dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Rasdian menambahkan, pada Februari ini pihaknya juga akan melaksanakan focus group discussion (FGD) di forum lalu lintas.
"Di sana akan dibahas antisipasi jangka pendek, jangka menengah sampai jangka panjang terkait pembangunan BRT secara komprehensif," ujar dia.
Dituturkan ia, pusat kota terutama ruas-ruas jalur on corridor sepanjang 21 kilometer menjadi wilayah yang paling berpotensi mengalami kemacetan. Pihaknya meminta masyarakat bersabar, dan menyesuaikan waktu perjalanan selama proses pembangunan.
"Pembangunan ini memang menantang. Tapi semua langkah sudah kami persiapkan agar dampak kemacetan bisa ditekan. Harapannya, BRT nantinya akan membawa manfaat besar bagi mobilitas warga kota," tandasnya.***
Editor : Bsafaat

