Dishub Pastikan Rekayasa Jalan A Yani Tak Berubah, Pembangunan Halte BRT Terus Jalan
Dishub Kota Bandung memastikan rekayasa jalur tidak menganggu pembangunan BRT
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memastikan, tidak akan melakukan perubahan besar terhadap skema lalu lintas di Jalan Ahmad Yani. Pengaturan arus kendaraan yang selama ini diterapkan, dinilai masih sesuai sehingga tidak ada rencana menjadikan seluruh ruas jalan tersebut sebagai jalur satu arah.
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, perubahan arus lalu lintas hanya berlaku pada titik yang sebelumnya memang telah direncanakan. Sementara ruas Jalan Ahmad Yani, secara umum tetap mempertahankan pola lalu lintas yang berlaku saat ini.
"Yang sejalur hanya itu saja, dari Jalan Jakarta ke kanan. Yang sudah existing sekarang saja, tidak ada perubahan," kata Rasdian Setiadi, Sabtu (25/7/2026).
Dia menjelaskan, kendaraan dari arah Simpang Lima menuju kawasan timur Kota Bandung tetap dapat melintas seperti biasa. Begitu pula kendaraan dari arah Cibiru menuju Ujungberung, hingga Jatinangor yang tetap mengikuti rekayasa lalu lintas yang sudah berjalan.
Di tengah kepastian tidak adanya perubahan rekayasa lalu lintas tersebut, pemerintah kota dikemukakan dia terus melanjutkan pembangunan infrastruktur bus rapid transit (BRT) khususnya di koridor Cicadas. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembangunan halte sebagai fasilitas pendukung layanan angkutan massal.
"On koridornya baru halte-haltenya saja. Memang sudah dibangun dan timelinenya harus selesai tahun ini," ucapnya.
Meski pembangunan telah berlangsung, pihaknya belum dapat memastikan persentase progres fisik proyek karena masih menunggu laporan terbaru dari pelaksana pekerjaan. Laporan perkembangan pembangunan, biasanya diterima setiap akhir bulan.
"Informasi terakhir biasanya laporan bulanan disampaikan ke kami. Kemungkinan akhir bulan ini atau awal bulan depan sudah ada laporan progresnya berapa persen," ujar dia.
Rasdian menambahkan, pembangunan halte menjadi bagian dari persiapan operasional layanan BRT di Kota Bandung. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal, agar pengembangan transportasi massal di koridor tersebut dapat segera dilanjutkan.
Editor : Ahmad Sayuti
