Dishub Cimahi Matangkan Rencana Pembangunan 26 Titik Halte BRT
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi tengah mematangkan rencana pembangunan 26 titik halte BRT yang akan tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi tengah mematangkan rencana pembangunan 26 titik halte BRT yang akan tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Cimahi.
Tak cuma itu, secara keseluruhan jaringan layanan BRT bakal diperluas hingga mencakup dua koridor utama.
Selain koridor Alun-alun Bandung hingga Padalarang yang sudah beroperasi, mulai tahun 2027 mendatang bakal dibuka jalur baru koridor Cicaheum menuju Cimahi (Dustira).
"Untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah yang tidak dilewati jalur utama BRT, juga akan diaktifkan dua jalur pengumpan atau feeder yang menghubungkan rute Cimahi-Parongpong serta Cimahi-Soreang," kata Kepala Bidang Angkutan dan Penerangan Jalan Umum Dishub Kota Cimahi Iwan Ridwan, Senin (10/8/2026).
Iwan menegaskan, kehadiran sistem BRT sama sekali tidak bertujuan untuk menggeser atau mematikan keberadaan angkutan umum yang sudah berjalan selama ini.
Sebaliknya, konsep yang diterapkan adalah integrasi penuh, di mana angkutan umum eksisting justru diberdayakan sebagai jaringan penghubung utama.
“Angkutan umum yang sudah ada tetap kami jaga dan berdayakan. Mereka tetap eksis, fungsinya kini diperkuat sebagai sarana pengantar penumpang menuju halte BRT,” tegasnya.
Secara jangka panjang, terang Iwan, keterpaduan sistem ini diharapkan mampu mengubah pola pergerakan warga agar lebih beralih menggunakan transportasi umum massal.
Menurutnya, hal ini sekaligus menjadi upaya terukur untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di berbagai ruas jalan Kota Cimahi.
“Harapan kami, layanan BRT Cekungan Bandung yang terintegrasi ini perlahan mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan raya," tuturnya.
"Pada akhirnya terwujudlah sistem transportasi publik yang dapat diandalkan: tepat waktu, aman, nyaman, dan terjangkau oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

