Viral! Booth Minuman Keras Bikin Challenge Hafal Surah Ad-Duha

Booth minuman keras Newport dikecam netizen usai bikin challenge hafal Surah Ad-Duha berhadiah miras saat acara konser.

Viral! Booth Minuman Keras Bikin Challenge Hafal Surah Ad-Duha
Viral! Booth Minuman Keras Bikin Challenge Hafal Surah Ad-Duha/threads

INILAHKORAN.ID - Sebuah unggahan di media sosial Threads mendadak viral dan memicu kontroversi publik. Sebuah booth merek minuman beralkohol, Newport, diduga menggelar challenge (tantangan) berhadiah minuman keras dengan syarat menghafal Surah Ad-Duha.

​Aksi pemasaran tersebut langsung menuai kritik pedas dari netizen karena dinilai tidak etis dan mengesampingkan adab terhadap kitab suci Al-Qur'an.

​​Kejadian ini pertama kali diungkap oleh pemilik akun Threads @jarrkojarr. Dalam unggahannya, ia membagikan foto suasana booth Newport yang dipadati pengunjung saat menunggu penampilan grup musik Hindia di sebuah acara.

​Pengunggah menyebutkan bahwa booth yang menjual minuman beralkohol tersebut membuat tantangan yang dinilai melampaui batas.

​"Lagi selingan nunggu Hindia manggung, booth sebelah bikin challenge 'siapa yang hafal surah Ad-Duha dapet satu botol'. Are you fuckin kidding me?" tulis akun @jarrkojarr.

​Ia juga mengecam keras strategi promosi yang dilakukan oleh pihak booth tersebut karena dianggap tidak memiliki rasa hormat terhadap agama.

​"Menurut gua kalian ga punya etika dan adab, lo jualan minuman tp Al Qur'an lo jadiin challenge, dan dikasih 1 botol lagi. Sakit," lanjutnya dalam unggahan yang sama.

​Unggahan yang memperlihatkan booth berdesain mercusuar khas Newport tersebut dengan cepat menarik perhatian pengguna internet. 

​Mayoritas warganet menyayangkan penggunaan ayat suci Al-Qur'an sebagai materi promosi atau game dalam penjualan produk beralkohol. 

Netizen menilai bahwa kegiatan tersebut sangat tidak menghormati nilai-nilai keagamaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan atau klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara acara maupun perwakilan dari merek minuman yang bersangkutan mengenai insiden ini.


Editor : Firda Rachmawati