Geger Dugaan Surat 'Uang Tutup Mulut' Rp500 Ribu untuk Korban Kapal Virgo Transport 8
Beredar foto surat santunan Rp500 ribu dari pemilik Kapal Virgo Transport 8 yang diduga syarat penyelesaian dan tutup mulut. Begini rekap respons warganet.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Isu tak sedap menyeruak di tengah duka tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa menuju Banjarmasin.
Sebuah unggahan dari akun Threads @aleprivazi viral di media sosial usai membongkar dugaan pemberian uang santunan sebesar Rp500 ribu yang disertai dengan dokumen penyelesaian dari pihak pengelola kapal.
Dalam unggahan tersebut, tampak lembaran kertas bermaterai Rp10.000 bertajuk "Surat Pernyataan Penerimaan Santunan dan Penyelesaian" dari PT Virgo Transport 8 / PT Virgo Karya Shipping tertanggal 17 September 2026.
Dokumen tersebut memuat poin di mana penerima menyatakan telah menerima tali asih serta sepakat tidak akan mengajukan tuntutan, klaim, maupun ganti rugi di kemudian hari kepada pihak perusahaan.
"Bos nya virgo, kapal yg tenggelam dan makan korban, bagi2 500rb ke korban yg selamat dan meminta ttd surat 'tutup mulut'. Lah maksud lo???? Kelalaian apa yg km tutupin? Nyawa org km hargai 500rb??? Lalu truk kami yg tenggelam, siapa tgg jawab? Aneh, uang tutup mulut berkedok 'santunan korban'," tulis pengunggah dalam narasi unggahannya.
Lebih lanjut, akun tersebut juga menyebutkan bahwa dokumen yang sudah tercetak nama dan NIK masing-masing korban itu disodorkan langsung di lokasi evakuasi.
"Itu nama dan NIK di print lho, tiap lembar berbeda, dengan materai. Dan ini disodorkan di tempat evakuasi korban yg selamat. Berarti petugasnya uda nungguin donk????? Yg hidup dikasih? Gitu??? Kok aneh yaaaaaaa!!???????," tulis akun @aleprivazi.
Unggahan tersebut langsung memicu gelombang kritik pedas dan kemarahan publik.
Warganet menilai nilai santunan serta klausal bebas tuntutan tersebut sangat tidak sepadan dengan kerugian materiil maupun trauma jiwa yang dialami para korban.
"Kata aku class action sih. Tuntut perusahaannya. Tahun 90an Garuda Indonesia kecelakaan dan korban sepakat class action sampai ke perusahaan Boeing di Amerika. Korban dapet santunan ratusan juta - 1 miliar lebih. Duit segitu di tahun 90an lho. 2026 dapet 500 rebu ludahin aja petugasnya," tulis akun @nani.rigby.
"Ga ngotak. Kemarin ada perempuan yg sampe skrg nyari suaminya yg belum ketemu, tiap hari minta bantu doa biar suaminya ketemu. ini bisa-bisanya perusahaan ini suruh korban tutup mulut dibayar cuma 500rb pula," tulis akun @sunsetfrenzy.
"Ada istri yang sampe sekarang masih cari suaminya. Enak aja nyawa orang cuma dinilai 500 ribu. Di dalam kapal itu ada seorang suami, ayah, ibu, anak, yang dicintai dan ditunggu oleh keluarganya. Pengen kumaki maki rasanya yang bikin surat ini," tulis akun @nurulkaamila.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan mengenai insiden kecelakaan laut ini terus mendapat sorotan tajam dari publik yang mendesak adanya pengusutan tuntas serta jaminan ganti rugi yang layak bagi seluruh korban dan keluarga korban.
Editor : Firda Rachmawati

