Hari Ketujuh Pencarian Korban Longsor Cisarua, 44 Jenazah Teridentifikasi

Operasi SAR longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketujuh. Sebanyak 44 jenazah teridentifikasi. Pencarian korban berlanjut.

Hari Ketujuh Pencarian Korban Longsor Cisarua, 44 Jenazah Teridentifikasi
Operasi pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketujuh. Sebanyak 44 jenazah teridentifikasi. (InilahKoran/Cesar Yudistira)

INILAHKORAN.ID - Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan cisarua, Kabupaten Bandung Barat (kbb), memasuki hari ketujuh, Jumat (30/1/2026). tim sar gabungan terus bekerja meski medan berat dan kondisi cuaca belum sepenuhnya stabil.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, cuaca yang relatif bersahabat pada Jumat (30/1/2026) memberi peluang bagi tim sar untuk bergerak lebih maksimal.

“Hari ini cuaca sangat membantu. Dari pagi sampai sore, kami menemukan lima body pack dan langsung diserahkan ke tim DVI,” ujar Syafii di Posko Basarnas cisarua.

Sejak hari pertama hingga hari ketujuh, total 60 kantong jenazah telah ditemukan. Dari jumlah itu, 44 jenazah telah teridentifikasi dan dikembalikan ke keluarga.

Meski demikian, pencarian belum selesai. Berdasarkan evaluasi bersama BNPB, pemerintah daerah, dan tim forensik, operasi SAR tetap dilanjutkan. Data korban terus diperbarui mengikuti asesmen lapangan.

“Informasi awal menyebut 113 warga terdampak dari 34 kepala keluarga. Namun data terakhir menunjukkan 158 warga dilaporkan hilang dari 35 kepala keluarga. Ini dinamika yang kami hadapi di lapangan,” jelas Syafii.

Operasi SAR dilakukan 24 jam tanpa henti, dibantu modifikasi cuaca oleh BNPB untuk membuka peluang pencarian lebih luas. Masa tanggap darurat ditetapkan selama 14 hari.

“Kami berharap sebelum masa itu berakhir, seluruh korban dapat ditemukan. Selama masih ada kemungkinan, kami akan terus mencari,” tutup Syafii. ***


Editor : Gin gin T Ginulur