Belajar dari Bencana Cikalintu dan Sekeloa, Farhan Minta OPD Siaga Hadapi Bencana

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta seluruh OPD memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir serta longsor akibat cuaca ekstrem.

Belajar dari Bencana Cikalintu dan Sekeloa, Farhan Minta OPD Siaga Hadapi Bencana
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengingatkan jajaran kewilayahan agar siaga menghadapi bencana.

INILAHKORAN, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, menyusul kejadian banjir dan longsor di kawasan Cikalintu dan Sekeloa.

Farhan mengatakan, peristiwa di kedua wilayah tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan camat dan lurah. Diperlukan dukungan lintas dinas agar seluruh kebutuhan penanganan di lapangan dapat terpenuhi.

“Apa yang terjadi di Cikalintu dan Sekeloa menjadi contoh bagaimana kesiapan kita bersama dalam menghadapi masalah tersebut harus juga didukung oleh OPD, Dinas Sosial, BPBD dan juga dinas terkait lainnya seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan lain-lain,” kata Farhan, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, keterlibatan berbagai perangkat daerah sangat penting untuk meminimalkan dampak bencana. Setiap dinas diharapkan memahami tugas dan perannya masing-masing, mulai dari penanganan warga terdampak, pemenuhan kebutuhan kesehatan, pengaturan lalu lintas hingga pengamanan wilayah.

Selain itu, Farhan meminta camat dan lurah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor di wilayah masing-masing.

Sebagai aparat yang paling dekat dengan masyarakat, camat dan lurah diharapkan mampu mengidentifikasi titik-titik rawan bencana serta memastikan koordinasi dengan dinas terkait berjalan optimal.

Pengalaman menghadapi bencana di sejumlah wilayah juga harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana.

Farhan menilai, kesiapsiagaan tidak cukup hanya dimiliki aparat pemerintah. Kesadaran dan kemampuan menghadapi situasi darurat juga perlu menjadi karakter masyarakat Kota Bandung.

“Pada saat bersamaan, ini menunjukkan bahwa kita harus menjadi kota dengan warga yang siaga bencana dan tangguh bencana,” ucapnya.

Farhan turut mengapresiasi camat dan lurah yang telah menunjukkan kesiapan dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah masing-masing.

Dia berharap koordinasi dan kewaspadaan seluruh jajaran kewilayahan terus diperkuat, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir dan tanah longsor.


Editor : Ahmad Sayuti