Korban Hanyut di Sungai Cisadane Ditemukan di Serpong Kota Tangsel
Setelah 3 hari hanyut di Sungai Cisadane, setelah terjatuh saat memperbaiki Jembatan Leuwiranji, jasad Franky akhirnya ditemukan Tim SAR atau Basarnas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Setelah 3 hari hanyut di Sungai Cisadane, setelah terjatuh saat memperbaiki Jembatan Leuwiranji, jasad Franky akhirnya ditemukan Tim SAR atau Basarnas.
Jasad Franky, ditemukan di Serpong, Kota Tangerang, Selatan pada Rabu pagi sekitar pukul 08.30 WIB.
"Alhamdulillah, jasad korban atau Franky sudah ditemukan di Serpong, Kota Tangerang Selatan pada Rabu pagi sekirar pukul 08 30 WIB," ujar Ibnu Sakti Mubarok yang merupakan rekan kerjanya kepada wartawan, Rabu, 4 Februari 2026.
Ibnu Sakti Mubarok menuturkan awalnya jasad Franky akan diautopsi di RSUD Cibinong.
"Namun setelah berbagai pertimbangan, jasad franky akan diautopsi di RSUD Tangerang Selatan, lalu diterbangkan ke Desa Tolisu, Toili Jaya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah," tuturnya.
Sebelumnya, Franky pekerja perbaikan Jembatan Leuwiranji asal Tolisu, Sulawesi Tengah jatuh ke aliran Sungai Cidadane.
Ia terjatuh saat akan melaksanakan pemasangan baut batem Jembatan Leuwiranji.
Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC - BPBD) yang mendapatkan laporan pada Minggu, 21.30 WIB pun datang ke lokasi.
Franky, salah satu pekerja perbaikan Jembatan Leuwiranji yang menghubungkan Kecamatan Gunung Sindur dengan Kecamatan Rumpin.***
Editor : JakaPermana

