Viral Petugas Rumah Sakit di Bandung Tak Kunjung Ganti Oksigen hingga Pasien Meninggal Dunia

Viral petugas rumah sakit di Bandung tak kunjung mengganti tabung oksigen hingga menyebabkan pasien meninggal dunia.

Viral Petugas Rumah Sakit di Bandung Tak Kunjung Ganti Oksigen hingga Pasien Meninggal Dunia
Viral TikTok! Petugas Rumah Sakit abaikan pasien.

INILAHKORAN, Bandung - Viral petugas rumah sakit di Bandung tak kunjung mengganti tabung oksigen hingga menyebabkan pasien meninggal dunia.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @banjarnahor, salah seorang pria yang ada di video itu menyebut bahwa petugas telah lalai.

"Di awal video, istrinya masih dalam keadaan stabil dan suami sudah mengingatkan petugas bahwa isi tabung oksigennya udah mau habis namun jawaban petugas hanya 'entar dan entar'," tulis pemilik akun tersebut.

Baca Juga: Antisipasi Wabah PMK, Kota Bandung Akan Bentuk Satgas Penanganan

Meski suami pasien tersebut meminta petugas rumah sakit untuk segera mengganti. Namun, permintaan itu masih belum digubris hingga kondisi istrinya sudah pucat membiru.

"Sang suami sudah memastikan bahwa tabung sudah tidak ada isinya, namun petugas tidak juga menggantikannya," tulis pemilik akun.

Baca Juga: Gawat! Kebutuhan Hewan Kurban di Kota Bandung Terancam Tak Terpenuhi

Setelah beberapa lama, suami pasien itu berteriak kepada seluruh petugas untuk menangani sang istri. Namun, apa daya nyawa istrinya sudah tak tertolong.

Masih dalam akun yang sama, suami pasien tersebut akhirnya harus membesarkan ketiga anaknya tanpa sang istri.

Video petugas pasien di rumah sakit Bandung itu menuai kecaman dari netizen.

Baca Juga: KBB Miliki 200 Kampung KB, Kadis Sebut Hanya 60 Persen yang Aktif

"Rakyat miskin gak boleh sakit," kata @andi21lea.

"Viralkan terus bang, biar di pecat tuh semua petugas yang lalai soal nyawa, sering liat mereka kalo ngeliat pasien orang biasa apalagi pake bpjs sering acuh," kata @dedy28.

Berdasarkan komentar netizen, diduga kejadian tersebut terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Namun, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit.***


Editor : inilahkoran