Viral Video Detik-Detik Kapal Jurnalis Indonesia Dicegat Tentara Israel

Viral video detik-detik kapal jurnalis Indonesia dicegat tentara Israel di Perairan Siprus.

Viral Video Detik-Detik Kapal Jurnalis Indonesia Dicegat Tentara Israel
Viral Video Detik-Detik Kapal Jurnalis Indonesia Dicegat Tentara Israel

INILAHKORAN.ID - Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik menegangkan saat tentara Israel (IDF) mengintersepsi kapal yang membawa rombongan aktivis kemanusiaan dan jurnalis asal Indonesia mendadak viral di media sosial.

​Peristiwa tersebut menimpa armada Global Sumud Flotilla yang sedang berlayar membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden pencegatan ini terjadi pada Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 waktu Turki.

​Lokasi intersepsi dilaporkan berada di perairan internasional dekat Siprus, atau berjarak sekitar 200 mil laut dari daratan Gaza.

​Kronologi Pencegatan Armada Global Sumud Flotilla

​Dalam cuplikan video yang beredar luas di platform digital, terlihat situasi di atas kapal saat sejumlah kapal perang milik militer Israel mulai mendekat. Kehadiran armada militer tersebut langsung memicu ketegangan di antara para penumpang kapal.

​Jurnalis senior dari Republika, Bambang Noroyono, yang ikut serta dalam pelayaran menggunakan kapal Boralize, melaporkan langsung situasi mencekam tersebut dari lokasi kejadian.

​Menurut laporannya, kapal-kapal perang milik tentara Israel terlihat berada dalam jarak yang sangat dekat dengan kapal yang ia tumpangi. Jaraknya diperkirakan hanya berkisar seratusan meter saja, membuat situasi di perairan tersebut menjadi sangat krusial.

Detik-detik penyergapan dan taktik pengepungan yang dilakukan oleh militer zionis ini sempat disiarkan secara langsung (live) melalui akun YouTube resmi Global Sumud Flotilla, sebelum akhirnya potongan videonya viral dan dibagikan ulang oleh berbagai akun informasi di Indonesia.

​​Hingga berita ini diturunkan, video amatir dari atas kapal masih terus mendapat sorotan dan memicu berbagai reaksi keras dari netizen di media sosial.


Editor : Firda Rachmawati