Wah...Tahun Baru Mesut Ozil Bakal Berkostum Manchester United?

Mesut Ozil bakal berkostum Manchester United mulai Januari tahun depan? Begitulah kata sahibul gosip di ajang Liga Primer Inggris.

Wah...Tahun Baru Mesut Ozil Bakal Berkostum Manchester United?
INILAH, London - Mesut Ozil bakal berkostum Manchester United mulai Januari tahun depan? Begitulah kata sahibul gosip di ajang Liga Primer Inggris.
 
Dikabakrkan, Manchester United disebut-sebut bakal mengirim kembali Alexis Sanchez ke Arsenal bulan depan. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan Mesut Ozil.
 
Sanchez bergabung dengan Manchester United dari Arsenal awal tahun ini lewat proses barter yang melibatkan Henrikh Mkhitaryan.
 
Tapi, di Old Trafford, striker tim nasional Cile itu mengalami kegagalan. Hanya empat gol yang dia cetak dalam 30 penampilannya.
 
Arsenal melepas Sanchez karena sikapnya yang ogah-ogahan menandatangani perpanjangan kontrak. Dalam hal ini, Mesut Ozil justru melakukannya setelah pembicaraan yang berlangsung berbulan-bulan.
 
Kontrak baru Ozil membuatnya jadi pemain dengan gaji termahal dalam sejarah Arsenal. Tapi, tampaknya dia kurang mendapat tempat di dalam tim dengan rezim baru Unai Emery.
 
Pemain nasional Jerman berdarah Turki itu dikait-kaitkan dengan kepindahan dari Arsenal pertengahan musim ini. Manchester United ditempatkan sebagai favorit untuk menggaetnya.
 
Dan, perpindahan itulah yang diinginkan mantan striker Setan Merah, Alan Brazil."Apakah United membelinya? Dia akan (cocok di United). Saya kira begitu karena saya tak bisa menilai gelandang United," ujarnya.
 
Tapi, legenda Arsenal, Ray Parlour, tak begitu yakin. Dia bilang, Arsenal takkan sanggup membayar gaji Alexis Sanchez yang gila-gilaan.
 
"Sanchez tampil cemerlang berkostum Arsenal. Dia luar biasa. Saya kira, itu akan terjadi tergantung pada penurunan gajinya," ujar mantan gelandang Arsenal itu.
 
Saat ini, Manchester United membayar gaji Sanchez 500 ribu pound seminggu. Itu yang menurut Parlour tak mungkin dilakukan Arsenal.
 
"Jadi, lagi-lagi sang pemain akan melihat situasi," katanya. Dia tak yakin Sanchez akan mau menurunkan gajinya hingga 300 ribu pound perminggu. "Saya akan kaget jika mereka mewujudkannya," tambahnya.


Editor : inilahkoran