Wakaf Salman Kunjungi Masjid Al Aqsa Secara Virtual
Beberapa hari setelah peringatan Isra Mikraj, Wakaf Salman berkunjung ke Masjid Al Aqsa. Jejak 1.000 Masjid Episode 04 dilangsungkan secara virtual melalui zoom. Acara ini merupakan kelanjutan dari rangkaian virtual tour 1.000 Masjid sebelumnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Beberapa hari setelah peringatan Isra Mikraj, Wakaf Salman berkunjung ke Masjid Al Aqsa. Jejak 1.000 Masjid Episode 04 dilangsungkan secara virtual melalui zoom. Acara ini merupakan kelanjutan dari rangkaian virtual tour 1.000 Masjid sebelumnya.
Dalam acara ini ada 133 peserta acara disuguhi oleh keindahan Masjid Al Aqsa. Tempat yang menjadi saksi bisu peristiwa perjalanan Rasulullah ke langit dalam semalam. Bunny Asfian memandu peserta menjelajah sejarah Masjid Al Aqsa bersama M Husein Gaza aktivis kemanusiaan yang selama 10 tahun terakhir tinggal di Gaza, Palestina.
Husein mengungkapkan Masjid Al Aqsa sendiri berada di Yerussalem Timur, wilayah Kota Tua. Di sanalah berdiri salah satu masjid suci umat Islam. Selain menjadi pusat peradaban, masjid ini juga merupakan kiblat pertama sebelum Kakbah dibangun. Saat ini tak terhitung banyaknya jamaah dari sekitar masjid maupun luar wilayah, yang beribadah di Masjid Aqsa. Barangkali tak ada yang tak ingin berkunjung ke sana.
"Masjidil Aqsa adalah satu-satunya masjid yang pernah didatangi oleh seluruh Nabi dan Rasul, lebih dari 300 ribu diimami oleh Rasulullah. Tetapi, ternyata masyarakat Gaza sendiri punya akses yang terbatas untuk beribadah di sana. Ada perlakuan yang berbeda apabila dibandingkan perlakuan kepada masyarakat negara lain, termasuk Indonesia yang berkunjung," ujar Husein, Sabtu (13/3/2021).
Setelah dibuat takjub dengan berbagai fakta unik dan kabar terkini Masjid Al Aqsa, Ust. Haikal Hassan menyampaikan ceramahnya. Tak hanya menikmati arsitektur dan historinya, ustadz dengan sapaan akrab Babe Haikal menyerukan agar semua orang dapat mencontoh semangat perjuangan masyarakat Gaza.
"Juga tetap berikhtiar untuk menolong sesama dan semangat dalam beragama," imbuhnya.
Sementara itu, Corporate Secretary and Operational Manager Wakaf Salman ITB Ryan Faisal menambahkan, melalui acara Jejak 1.000 Masjid Menjelajahi Masjid Al Aqsa ini diingatkan ada 8 keutamaan tanah yang diberkahi yaitu Palestina tempat masjid ini berada.
Di antaranya adalah sebagai tempat terjadinya Isra Mi'raj, tanah yang dijanjikan bagi kaum yang beriman dan taat kepada sang maha pencipta, tempat diturunkannya para nabi, kiblat pertama umat muslim, masjid kedua di dunia, masjid yang digalakkan untuk didatangi, negeri bentangan sayap malaikat, dan tempat dikumpulkannya dan dibangkitkannya manusia.
"Mengingat hal itu, sudah selayaknya kita terus mendoakan dan membantu saudara-saudara kita di Palestina untuk mewujudkan senyum dan kehidupan yang layak bagi mereka seperti yang disampaikan Shalahuddin Al-Ayyubi. Oleh karena hal tersebut, acara ini hadir dalam rangka memberikan informasi kepada Sahabat Penderma yang ingin membantu sesama," ungkap Ryan.
Wakaf Salman tidak akan berhenti sampai di sini untuk terus memakmurkan 1.000 Masjid menjadi lentera peradaban. Akan terus ada jejak langkah di masjid-masjid berikutnya.
Sebagai catatan, acara ini dapat terselenggara berkat kerja sama antara Wakaf Salman, Masjid Al Aqsa, berbagai pengisi acara, dan rekan-rekan media yang turut serta hadir. Jangan merasa cukup mengagumi saja. Belajar dari sejarah Masjid Al Aqsa yang semakin mendekatkan kita kepada Allah SWT dan sesama umat, mari kita dukung masjid-masjid.
Mari kita bantu agar peradaban bisa bersinar terang karena keberadaan masjid. Masjid yang terus berkembang mandiri, menjadi titik awal pembangunan di segala bidang di dunia. Untuk itu, donasi terbaik dapat disalurkan melalui Call Center (0811-2441-444). Acara Virtual Tour “Jejak 1.000 Masjid Eisode. 04” bisa disaksikan kembali melalui Youtube Wakaf Salman ITB. (Okky Adiana)
Editor : Doni Ramdhani

