Singgah ke Nearby Coffee, Dapatkan Sensasi Ngopi di Tengah Hutan Pinus Cikole
Di tengah rimbunnya hutan pinus kawasan Cikole Lembang, hadir sebuah ruang ngopi yang tak sekadar minum kopi, namun memberikan pengalaman menyatu dengan alam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Di tengah rimbunnya hutan pinus di kawasan wisata Cikole Lembang, hadir sebuah ruang ngopi yang tak sekadar tempat minum kopi, namun memberikan pengalaman menyatu dengan alam.
Nearby Coffee, yang berada di lingkungan Great Panorama Lodge & Camp, lahir dari permintaan tamu penginapan dan warga sekitar yang mendambakan ruang hangout dengan suasana sejuk, tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota.
Konsep kedai kopi yang berpadu langsung dengan alam ini ternyata disambut antusiasme luar biasa meski baru beroperasi dua hari, kedai ini sudah dipadati pengunjung dari berbagai penjuru daerah.
Berbeda dengan kedai kopi pada umumnya, Nearby Coffee menawarkan sensasi ngopi yang berbeda dengan dikelilingi pepohonan pinus yang menjulang tinggi, udara yang sejuk dan segar, serta ketenangan yang membuat setiap tegukan terasa lebih bermakna.
Konsep ini memang sengaja dihadirkan lantaran kedai serupa masih jarang ditemukan di kawasan tersebut, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun warga lokal.
Pengunjung tak hanya datang untuk menikmati kopi, namun juga untuk bekerja dari alam, bersantai bersama keluarga hingga berburu foto dengan latar hutan pinus yang asri.
Suasana yang ditawarkan sederhana namun menenangkan menjadi tempat cocok untuk berhenti sejenak, bernapas lega dan menikmati momen tanpa terburu waktu.
Dari segi rasa, Nearby Coffee memegang prinsip kualitas dan kebersamaan dengan petani lokal. Biji kopi yang digunakan berasal dari Gunung Manglayang, lalu disangrai oleh 45 Coffee Roastery asal Subang, sepenuhnya produk Jawa Barat, mendukung petani dan UMKM lokal.
Menu andalan yang dimiliki cafe yang satu ini, yakni kopi manual brew seperti V60 dan Japanese Style, serta latte yang menjadi favorit pengunjung perempuan.
Dengan harga sangat terjangkau, dimulai dari Rp18.000 untuk kopi, dan makanan serta camilan tersedia mulai Rp25.000-an. Sementara untuk menu yang wajib dicoba, yakni Rice Bowl Salted Egg, hidangan khas yang melengkapi pengalaman ngopi di tengah hutan.
Pengunjung yang ingin bermalam pun dapat menikmati fasilitas Great Panorama Lodge & Camp yang menyediakan 54 kamar dan 100 area perkemahan, sehingga pengalaman berkunjung bisa lebih lama dan mendalam.
"Jadi kita kan dari Great Panorama Lodge & Camp, itu kita banyak permintaan dari tamu-tamu yang menginap dan tamu-tamu dari luar juga untuk diadakan coffee shop," kata Owner Great Panorama Lodge, Camp & Nearby Coffee Yohan Immanuel Gunadi saat ditemui di lokasi, Sabtu (29/8/2026).
"Dan untuk masyarakat sekitar sini juga semakin ramai karena coffee shop yang konsepnya seperti ini masih jarang sekali. Ditambah posisi kita di tengah hutan pinus sendiri," sambungnya.
Yohan menyebutkan, para pengunjung yang datang ke Nearby Coffee, seperti dari Jakarta, Karawang, Cikarang, dari Tangerang, bahkan dari Sumatra pun banyak. Lantaran, kebetulan tamu-tamu dari Great Panorama Lodge & Camp sendiri itu tamu-tamu dari luar.
"Suasana untuk hangout santai saja sih. Basically ya kayak tamu-tamu yang ingin cari adem, untuk nyantai, untuk WFC juga bisa di sini," sebutnya.
"Di sini kita ada V60-nya, Japanese, manual-manual gitu Pak sih. Harga kita start from Rp18.000 aja. Kopi ini kita dari Gunung Manglayang. Cuma roastery-nya dari Subang," sambungnya.
Sementara untuk menu utama, lanjut Yohan, Nearby Coffee punya rice bowl salted egg yang mesti dicoba. Tak cuma itu, meski baru buka dua hari saja banyak tamu yang datang.
"Antusiasnya tinggi sih. Kita baru buka 2 hari aja kita udah banyak banget tamu yang duduk-duduk di sini. Tamu yang mau ke Nearby Coffee bisa keliling di area Great Panorama Lodge & Camp, menikmati suasana hutan di sini," paparnya.
"Great Panorama Lodge & Camp itu sedia 54 room dan ada 100 camp-nya. Jam operasional Nearby Coffee dari jam 09.00 pagi sampai jam 09.00 malam," ucapnya.
Editor : Doni Ramdhani

