Libur Sekolah, Kunjungan ke Grafika Cikole Naik 40 Persen

Kunjungan Wisatawan ke Grafika Cikole Lembang naik 40 persen di libur sekolah tahun ini dan didominasi rombongan sekolah dan keluarga

Libur Sekolah, Kunjungan ke Grafika Cikole Naik 40 Persen
Rombongan pengunjung saat melintas di kawasan Grafika, Cikole, Lembang, KBB, Sabtu (4/7/2026). Foto Agus Satia Negara/Inilahkoran

INILAHKORAN.ID - Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat adanya lonjakan kunjungan wisatawan yang sangat signifikan sepanjang momen libur panjang sekolah tahun 2026.

Berdasarkan data pihaknya tercatat, total kunjungan mencapai 17.267 orang atau meningkat 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Kenaikan tersebut bahkan terlihat unik lantaran jumlah pengunjung pada hari kerja kini mampu menyamai volume kunjungan saat akhir pekan. Hal ini menjadikan destinasi hutan pinus ini salah satu pilihan utama warga untuk berlibur di kawasan Lembang.

Head Marketing TWGC Lembang, Herdiawan Septiazi menjelaskan, alasan utama wisatawan memilih lokasi ini, yakni konsep 'satu atap lengkap' yang menyediakan beragam kebutuhan rekreasi mulai dari wisata alam, jalur trekking, wahana outbound, permainan paintball, kendaraan ATV, hingga fasilitas penginapan dan kuliner. 

Ia menyebut, peningkatan minat ini didominasi oleh rombongan sekolah dan keluarga yang datang dari berbagai daerah, menjadikan kawasan ini alternatif lengkap tanpa harus berpindah tempat wisata lain.

“Faktor kenyamanan beragam aktivitas di satu lokasi menjadi daya tarik utama. Kami pun menambah sumber daya manusia dan memperpanjang jam operasional hingga pukul 17.30 WIB demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung yang datang melonjak,” ungkap Herdiawan, Sabtu (4/7/2026).

Herdiawan menyebut, sektor penginapan seperti glamping, vila, dan area perkemahan juga ikut mengalami peningkatan okupansi sebesar 17 persen, mencapai angka 60,80 persen meski belum menyentuh batas kapasitas maksimal. 

Ia menjelaskan, harga diterapkan berbeda antara hari kerja dan akhir pekan, didukung promosi melalui mitra pemesanan daring, dengan rata-rata wisatawan menghabiskan waktu satu hari untuk berkunjung maupun menginap. 

"Fasilitas penunjang seperti restoran dan wahana permainan juga tercatat meningkat pemanfaatannya sejalan dengan lonjakan jumlah pengunjung," jelasnya.

Untuk memeriahkan liburan sekolah, ungkap Herdiawan, TWGC meluncurkan atraksi baru bernama Parade Hutan Mycelia yang menampilkan pertunjukan musik dan karakter khas yang disajikan dalam empat sesi, mulai sebelum jam operasional hingga malam hari. 

"Bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman lebih, tersedia juga layanan jelajah hutan pinus berkelompok dengan minimal peserta 10 orang," ujarnya.

Lebih lanjut Herdiawan menuturkan, strategi promosi dilakukan melalui pembaruan konten media sosial yang informatif serta pendekatan langsung kepada pelanggan potensial. 

"Ke depannya, pengelola menyiapkan pembaruan konsep atraksi dan wahana baru berjudul Whimsical Forest Friend untuk menyambut musim liburan selanjutnya," ujarnya.


Editor : Ahmad Sayuti