Wakil Wali Kota Cimahi Pastikan Warga Terdampak Galian Pasir di Cibabat Direlokasi ke Rusunawa Leuwigajah
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira menyebut seluruh warga terdampak amblasnya tanah bekas galian pasir di Gang Ikras 2, Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi bakal direlokasi ke Rusunawa Leuwigajah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira menyebut seluruh warga terdampak amblasnya tanah bekas galian pasir di Gang Ikras 2, Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi bakal direlokasi ke Rusunawa Leuwigajah.
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi mencatat, akibat amblasnya tanah bekas galian pasir itu menyebabkan 11 rumah rusak dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 14 atau 46 jiwa.
"Seluruh warga yang terdampak telah sepakat mengizinkan rumah mereka dibongkar oleh pemerintah demi keselamatan," kata Adhitia, Kamis 10 April 2025.
Sebagai langkah awal, lanjut Adhitia, warga terdampak bakal dipindahkan sementara ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Leuwigajah.
"Selama proses pembongkaran, para warga terdampak akan direlokasi sementara ke Rusunawa Leuwigajah," sambungnya.
Adhitia menegaskan, Pemkot Cimahi tengah menyiapkan alokasi anggaran tidak terduga untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.
Dirinya menyebut, bantuan tersebut mencakup kebutuhan sehari-hari serta insentif dan kompensasi bagi warga terdampak.
"Termasuk insentif perlengkapan atau kompensasi dari bantuan akses yang tidak terduga," sebutnya.
Tak cuma itu, lanjut Adhitia, bantuan juga datang dari Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Jawa Barat, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
"Anggaran sementara dari dana sosial tidak terduga memang sudah disiapkan sesuai aturan," ujarnya.
"Selain itu, kita juga masih memiliki dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang cukup untuk mengantisipasi bencana ini," sambungnya.***
Editor : JakaPermana

