Waspada El Nino, Pemkab Bandung Siapkan Langkah Mitigasi Kekeringan Pertanian

Pemkab Bandung melakukan langkah antisipasi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino dengan melakukan monitoring dan evaluasi ke sejumlah daerah rawan.

Waspada El Nino, Pemkab Bandung Siapkan Langkah Mitigasi Kekeringan Pertanian
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat melakukan monev, pihaknya mengidentifikasi potensi kerawanan kekeringan sekaligus merumuskan langkah mitigasi yang tepat guna menjaga keberlanjutan produksi pertanian. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Pemkab Bandung melakukan langkah antisipasi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino dengan melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke sejumlah wilayah rawan. Salah satunya di Kecamatan Kutawaringin belum lama ini.

El Nino berdampak pada berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia. Kondisi itu berpotensi memicu kekeringan, terutama di sektor pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat melakukan monev, pihaknya mengidentifikasi potensi kerawanan kekeringan sekaligus merumuskan langkah mitigasi yang tepat guna menjaga keberlanjutan produksi pertanian.

"Dengan dilakukannya koordinasi yang terintegrasi ini, Pemkab Bandung berharap upaya pencegahan dan penanganan kekeringan dapat berjalan optimal. Ini sangat penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bandung," kata Dadang di Soreang, Minggu (19/04/2026).

Berdasarkan analisis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), terdapat potensi kemunculan El Nino pada 2026 dengan intensitas yang perlu diwaspadai, khususnya pada periode pertengahan hingga akhir tahun atau antara bulan April-Oktober.

Sebagai tindak lanjut, dilaksanakan pula pertemuan koordinasi di Rumah Dinas Bupati Bandung yang membahas langkah konkret penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan lahan dan sistem irigasi.


Editor : Doni Ramdhani