Wika Realty Kembangkan Ikon Baru Laswicity Heritage
Dampak pandemi Covid-19 juga dirasakan pada pemanfaatan ruang publik. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, ruang publik erat kaitannya dengan aktivitas masyarakat usia produktif.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Dampak pandemi Covid-19 juga dirasakan pada pemanfaatan ruang publik. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, ruang publik erat kaitannya dengan aktivitas masyarakat usia produktif.
Menurutnya, mereka datang ke ruang publik untuk menikmati lingkungan dan sebagai tempat
berinteraksi. Dengan demikian, ruang publik merupakan suatu kebutuhan dan diharapkan
dapat memudahkan dan menunjang kebutuhan masyarakat di adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Sejalan dengan hal tersebut, sinergi BUMN antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan PT
Wijaya Karya Tbk (Wika) menyepakati optimalisasi aset lahan kerjasama di Gudang Persediaan KAI. Di atas lahan seluas 20 ha berikut bangunan cagar budaya di atasnya itu akan dialihfungsikan sehingga memiliki nilai ekonomi baru dengan bentuk kerjasama bangun-guna-serah (built-operate-transfer).
PT Wika melalui anak usahanya PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty) akan mengembangkan Laswicity Heritage. Direktur Operasional II PT Wika Realty Eri Prananto mengatakan, tempat itu nantinya sebagai destinasi ruang publik baru untuk beraktivitas dan berkreativitas di tatanan normal yang baru. Sarana dan prasarana yang ada di destinasi baru ini tentunya sudah disesuaikan dengan perilaku atau kebiasaan baru masyarakat. Mereka akan tetap menikmati ruang publik dan berinteraksi dengan aman.
"Dengan semangat bangkit dari dampak pandemi, destinasi baru ini akan menciptakan ruang
bisnis baru yang menjanjikan bagi pengusaha lokal serta menjadi ruang wisata baru bagi
keluarga dan berbagai komunitas," kata Eri, akhir pekan lalu.
Menurutnya, sebagai perusahaan yang terkemuka di bidang pengembangan realty, manajemen properti dan building management, Wika Realty saat ini juga tengah mengedepankan digitalisasi teknologi dalam proses bisnianya di era adaptasi kebiasaan baru sesuai dengan arahan dan ketentuan Kementerian BUMN melalui surat Nomor S.336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN. Perencanaan pengembangan tempat ini telah disesuaikan dengan tatanan normal yang baru, baik bagi para pengunjung maupun mitra yang bekerja.
Laswicity Heritage ini diproyeksikan dapat mulai beroperasi pada medio 2021 mendatang dengan pengawalan protokol kesehatan. Operasionalisasi tempat itu pun setelah program pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 pada awal 2021 berjalan sukses.
“Laswicity Heritage merupakan cikal bakal dari rencana besar pengembangan Laswi City
sebagai ikon baru di Kota Bandung dan destinasi baru untuk kawasan residensial dan komersial terbaik. Tempat ini merupakan optimalisasi kawasan bangunan-bangunan cagar
budaya menjadi sarana komersial dan ruang publik baru di kota Bandung yang unik dengan
nilai utilitas yang setara dengan nilai historisnya. Lapangan pekerjaan dan situs usaha baru akan tercipta di tempat ini, dan aktivitas komunitas-komunitas dan pegiat-pegiat ekonomi kreatif akan tumbuh dan terfasilitasi dengan baik yang pada akhirnya akan menjadi stimulus pemulihan perekonomian daerah dari dampak pandem, bagi Bandung khususnya dan kota sekitarnya,” tuturnya.
Dia menjelasnkan, Laswicity Heritage akan membuat zonasi ruang sesuai dengan kategori dan kebutuhan masyarakat. Mulai dari area food & beverages, area lifestyle, area entertainment, hingga pusat olahraga. Tempat ini menyediakan area amphitheater sebagai ajang untuk mengapresiasi beragam kegiatan seni yang memiliki daya tarik tersendiri.
Tempat ini diharapkan pula dapat menjadi penghubung (hub) yang menciptakan multiplier effect bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Beragam aktivitas akan terintegrasi dengan baik di sini, terlebih bagi para pekerja, pebisnis, dan komunitas.
Untuk mengakomodir kebutuhan operasional destinasi baru ini dengan baik, Wika Realty
memercayakan PT Fasen Creative Quality sebagai mitra pengelola untuk mengajak dan
membuka kolaborasi kepada pebisnis lokal di Bandung untuk sama-sama berhimpun dan
menghadirkan kreativitasnya di Laswicity Heritage.
Sebagai informasi, lahan yang akan digunakan itu semula gudang tempat penyimpanan dan pendistribusian komponen atau spare part kereta api. Sebagian besar lahannya masih belum
dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Jika ditinjau dari segi arsitektur, gudang tersebut memiliki nilai historis yang tinggi karena tampilan muka yang sangat klasik dan khas gaya Belanda sesuai dengan masa pembangunannya. Dari nilai ekonomis bangunan dan lokasi lahan kerjasama yang berada dekat pusat kota, sangat tepat untuk dioptimalkan sebagai ruang publik karena ditunjang oleh kemudahan akses transportasi, aktivitas ekonomi dan bisnis yang prospektif di sekitarnya. (*)
Editor : Doni Ramdhani

