Workshop Pertamuda Seri Keempat Disambut Antusias Mahasiswa Bandung

PT Pertamina (Persero) kembali menggelar sosialisasi Kompetisi Ide Bisnis Pertamina Muda (Pertamuda) melalui Workshop Series #4 di Aula Timur Kampus ITB, Kota Bandung, Kamis, 26 Oktober 2023. Kegiatan disambut antusias mahasiswa baik yang datang secara offline maupun mengikuti secara online.

Workshop Pertamuda Seri Keempat Disambut Antusias Mahasiswa Bandung
Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia antusias mengikuti Workshop Series#4 Pertamina Muda yang digelar secara hybrid PT Pertamina (Persero) di Aula Timur ITB, Kamis 26 Oktober 2023. (Foto Istimewa)

INILAHKORAN,Bandung-  Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia antusias mengikuti Workshop Series#4 Pertamina Muda yang digelar secara hybrid PT Pertamina (Persero) di Aula Timur ITB, Kamis 26 Oktober 2023.

Acara yang dihadiri sekitar 250 peserta offline dan 900 peserta online ini menggandeng Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) dan Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITB.

Workshop seri keempat atau terakhir pada Kompetisi Ide Bisnis Pertamina Muda (Permuda) kali ini mengambil tema "Maintaining Brand Value: Competitive and Fair Strategy" dengan menghadirkan tiga narasumber utama yakni Brand General Manager Eiger Tropical Adventure, Mario Pratama, Vice Presiden Corporate Communication PT Pertamina Persero, Fadjar Djoko Santoso, dan Dosen Prodi Komunikasi Visial FSRD ITB, Agung Eko Budiwaspada. 

Secara bergantin para narasumber memberikan pemahaman tentang strategi pemasaran yang adil namun tetap kompetitif, serta manajemen krisis merek di tengah persaingan yang semakin ketat. 

Manager Non Goverment Stakeholder Relation PT Pertamina (Persero), Probo Prasiddhahayu  mengungkapkan , sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan Startup dan lahirnya Wirausaha Muda di Indonesia, Pertamina (Persero) menggelar Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda Seed and Scale. 

Sebagai pendukung dan penguat kompetisi lanjut Probo, Pertamina juga menggelar workshop series, sebanyak empat kali dengan menghadirkan beragam tema. Hal itu sekaligus pembekalan bagi kalangan mahasiswa yang memiliki ketertarikan sebagai Wirausaha Muda.

Probo menjelaskan, Pertamina berharap dengan menghadirkan materi yang menarik dalam workshop, juga dapat memberikan wawasan berharga kepada peserta untuk meningkatkan daya saing produk dan layanan mereka di pasar yang semakin dinamis. 

Tak kalah penting menurut Probo, rangkaian kegiatan Pertamuda juga digelar untuk terus mendukung ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia, serta membantu mereka dalam memahami strategi yang diperlukan dalam mempertahankan dan meningkatkan nilai merek dalam lingkungan bisnis yang kompetitif saat ini. 

"Pertamuda Workshop Series ini menjadi wadah yang tepat untuk memfasilitasi komunikasi antara Pertamina sebagai pelaku industri dengan kalangan akademisi mahasiswa, dan memungkinkan pertukaran informasi mengenai perkembangan di industri, serta membina sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi," ungkap Probo. 

Dalam kesempatan tersebut, Probo  mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia untuk segera mendaftar Pertamuda. Terlebih, Pertamina bersepakat pendaftaran ajang Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda yang semula akan ditutup pada 30 Oktober 2023, diperpanjang hingga tanggal 2 November 2023.

"Kami sudah berikan perpanjangan waktu pendaftaran hingga 2 November 2023, untuk mengakomodir permintaan adik-adik mahasiswa dan sejumlah kampus. Jadi segera mendaftar dan melengkapi berkasnya melalui www.Pertamuda.id," ujarnya. 

Sementara itu, Mario Pratama sebagai narasumber pertama dalam paparannya mengungkapkan, dalam mempertahankan nilai-nilai merek dan strategi yang adil bukanlah upaya yang dilakukan satu kali saja. Diperlukan komitmen berkelanjutan yang diselaraskan dengan filosofi merek yang jelas dan kuat sehingga merek tetap berdiri tegak, dapat diterima oleh audiens, dan mampu berkembang dalam jangka panjang. 

Senada diungkapkan Agung Eko Budiwaspada. Dalam paparannya Dosen ITB Desain Komunikasi yang juga perancang desain logo brand Elnusa tahun 2013 itu memaparkan bagaimana melihat brand value dari perspektif teori yang praktis.

Menurut Agung, memahami brand tidak harus selalu terlibat terlebih dahulu namun bisa tersambung dengan urgensi dalam program branding untuk membangun bisnis yang dapat berkompetisi secara sehat dengan memanfaatkan media.***


Editor : Ghiok Riswoto