19 Event Sepanjang Mei, Perputaran Ekonomi di Jabar Tembus Rp101,8 Miliar

Disparbud Jabar mencatat perputaran ekonomi tembus Rp100 miliar lebih dari pelaksanaan 19 event di bulan Mei

19 Event Sepanjang Mei, Perputaran Ekonomi di Jabar Tembus  Rp101,8 Miliar
Para pelaku seni tari memamerkan kemampuannya dalam memikat pengunung dalam kegiatan budaya di Jawa Barat belum lama ini. Disparbud jabar mencatat selama Mei, 19 event telah diselenggarakan dan berhasil memutar perkonomian mencapai Rp101,8 miliar. Istimewa

INILAHKORAN.ID - Gelaran 19 event di Jawa Barat sepanjang Mei 2026, membukukan catatan positif dalam mebdongkrak perekonomian masyarakat.

Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat mencatat, sebanyak 19 event yang berlangsung di 12 kabupaten/kota berhasil menarik 1.738.500 pengunjung. Dari aktivitas tersebut, estimasi perputaran ekonomi menembus Rp101,8 miliar.

Besarnya dampak ekonomi itu, menunjukkan sektor pariwisata berbasis event semakin berperan sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah. Selain mendatangkan wisatawan, berbagai kegiatan tersebut juga menciptakan ruang usaha bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga pekerja sektor informal.

Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan mengungkapkan, kontribusi terbesar berasal dari gelaran Milangkala Tatar Sunda yang menjadi agenda budaya unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama Mei 2026.

"Dari data pengunjung, terdapat 1.213.500 orang yang memeriahkan rangkaian kegiatan di event tersebut. Sedangkan dari perputaran ekonomi, Milangkala Tatar Sunda menghasilkan Rp85,1 miliar," kata Iendra dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Dominasi Milangkala Tatar Sunda terlihat jelas dari jumlah massa yang terlibat maupun nilai ekonomi yang dihasilkan. event yang berlangsung pada 2 hingga 17 Mei itu menghadirkan kirab budaya di sejumlah daerah dan melibatkan ribuan seniman serta pegiat budaya Sunda.

Konsep penyelenggaraan yang menyebar ke berbagai kabupaten dan kota, dinilai berhasil menarik partisipasi masyarakat dalam skala besar. Tak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga mendorong peningkatan transaksi di sektor kuliner, transportasi, hingga perdagangan lokal.

Di luar Milangkala Tatar Sunda, Festival dan Gelar Budaya Hari Nelayan ke-66 di Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu agenda yang menyedot perhatian publik. Lebih dari 10 ribu pengunjung memadati kawasan Pantai Palabuhanratu untuk menyaksikan tradisi tahunan masyarakat pesisir tersebut.

Sementara itu, Bragaversary menempati posisi berikutnya dengan jumlah pengunjung mencapai 8.750 orang.
Jika dilihat dari sisi dampak ekonomi, Indobuild Tech Expo berada di urutan kedua, dengan estimasi transaksi sebesar Rp2,45 miliar. Posisi ketiga ditempati Tau Tau Fest yang mencatat perputaran ekonomi sekitar Rp2,40 miliar.

Tak hanya menghadirkan keramaian, rangkaian event selama Mei 2026 juga menjadi sumber penghidupan bagi ribuan masyarakat. Disparbud Jawa Barat mencatat sedikitnya 2.862 pelaku UMKM dan ekonomi kreatif terlibat langsung dalam berbagai kegiatan tersebut.

Selain itu, sebanyak 11.529 pelaku seni budaya turut ambil bagian dalam penyelenggaraan event, didukung 6.582 tenaga kerja yang berkontribusi di berbagai sektor pendukung. 


Editor : Ahmad Sayuti