XHERDAN Shaqiri membuktikan diri bahwa tak perlu jadi starter untuk mengubah arah pertandingan. Cukup 20 menit saja, dia mengantarkan Liverpool menang.
Shaqiri masuk ke lapangan ketika laga Liverpool kontra Manchester United, Minggu (16/12) malam WIB, sudah memasuki menit ke-70. Situasinya berimbang 1-1.
Shaqiri menggantikan gelandang tengah, Naby Kieta. Klopp berharap, daya dobrak Shaqiri bisa membuat perbedaan di lini depan Liverpool.
Yang terjadi kemudian, perjudian Klopp berbuah manis. Shaqiri membawa Liverpool unggul, tiga menit setelah dia masuk lapangan. Sepakan kerasnya membentur Ashley Youn sehingga bola berubah arah dan sulit diantisipasi David de Gea.
Shaqiri melengkapi 20 menit indah dalam penampilannya di malam itu. Dia kembali mencetak gol pada menit ke-80. Prosesnya hampir sama, membentu dahulu pemain MU sebelum meluncur ke gawang De Gea.
Liverpool pun menang 3-1 berkat dua gol Shaqiri. The Reds, kembali ke puncak klasemen menggeser Manchester City. Dan bagi Shaqiri, dua golnya ibarat pembuktian kualitas.
Shaqiri didatangkan Klopp dari Stoke City untuk menjaga kedalaman skuat. Sebelumnya, dia sempat membela klub-klub besar macam Inter Milan dan Bayern Muenchen.
Dan apa yang ditampilkan Shaqiri di Anfield, malam tadi, bisa jadi membuat Klopp bingung terkait pemilihan pemain utama. Dalam 20 menit saja, Shaqiri mampu membuat 23 sentuhan, menciptakan dua peluang yang semuanya berujung gol.
Musim ini, Shaqiri didatangkan Liverpool dari Stoke City. Pemain yang sempat berseragam Inter Milan dan Bayern Munich itu sudah mencetak 5 gol dan 3 assist untuk Liverpool dari 13 penampilan di Liga Inggris.
Manajer Liverpool, Juergen Kolpp pun tak segan memuji Shaqiri. “Dia adalah seseorang yang membuat perbedaan besar pada skuad dan tim, karena dia bisa masuk dalam banyak posisi di sistim kami,” kata Klopp.