250 Personel Dikerahkan, Kota Bandung Perketat Pengamanan Malam Hari dari Aksi Begal
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Polrestabes dan unsur TNI memperketat patroli malam hari dengan mengerahkan sekitar 200 hingga 250 personel gabungan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Polrestabes dan unsur TNI memperketat patroli malam hari dengan mengerahkan sekitar 200 hingga 250 personel gabungan. Langkah itu, dilakukan mencegah kejahatan jalanan seperti begal dan meningkatkan rasa aman masyarakat.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pengamanan kota sebenarnya sudah berjalan. Namun, kini diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Patroli pada dasarnya ini kan sudah berjalan. Respons juga sudah berjalan, dan kita akan lebih meyakinkan kepada masyarakat bahwa pemerintah beserta Forkopimda baik dari kepolisian maupun dari TNI, semuanya berkolaborasi untuk memastikan rasa aman tetap hadir di Kota Bandung,” kata Farhan, Senin (8/6/2026).
Dia menyampaikan, Polrestabes menjadi leading sector dalam pengamanan. Sementara Pemkot Bandung bersama TNI, turut mendukung penuh upaya tersebut. “Leading sectornya tentu saja Polrestabes. Kita semua mendukung Kapolrestabes, melibatkan unsur pemerintah daerah, kepolisian dan TNI,” ucapnya.
Menurut Farhan, patroli gabungan juga akan diperkuat hingga wilayah perbatasan Kota Bandung yang dinilai memiliki potensi kerawanan. “Koordinasi dengan Polda, juga tentu saja daerah perbatasan menjadi perhatian,” ujar dia.
Selain patroli aparat, Pemkot Bandung turut mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan memperkuat peran Satpol PP di tingkat kecamatan yang berkolaborasi dengan kepolisian sektor dan koramil.
Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi menyebut, penguatan patroli merupakan langkah preventif untuk menjaga kondusivitas kota. “Ini preventif saja, artinya perlu sinergi yang lebih khusus lagi,” kata Dedi Supriyadi.
Dia menjelaskan, penguatan pengamanan dilakukan terutama pada malam hari dan akhir pekan dengan melibatkan ratusan personel gabungan. “Ya tadi sudah kita hitung, hampir mencapai sekitar 200 sampai dengan 250 orang,” ucapnya.
Dedi memastikan seluruh wilayah Kota Bandung menjadi sasaran patroli, terutama titik-titik yang dianggap rawan kejahatan jalanan. “Daerah rawannya, semua wilayah sudah kita kenakan,” ujar dia.***
Editor : JakaPermana

