Siap Siaga Bencana, BPBD Siagakan Personel di Posko Pusdalops

BPBD Cianjur menyiagakan personel untuk memantau dan sebagai upaya siap siaga jika terjadi bencana

Siap Siaga Bencana, BPBD Siagakan Personel di Posko Pusdalops
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Samudra Wira Purnama.

INILAHKORAN.ID - BPBD Cianjur menyiagakan personel di pusat pengendalian operasi (pusdalops) untuk memantau potensi bencana yang dapat terjadi termasuk kebakaran lahan dan gempa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur Samudra Wira Purnama mengatakan, petugas pusdalops juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah keselamatan ketika terjadi bencana termasuk gempa bumi.

Warga diminta tetap tenang dan tidak panik agar dapat mengambil tindakan penyelamatan secara tepat serta jeli membaca tanda alam ketika terjadi bencana segera mengungsi atau mencari tempat aman guna menghindari hal tidak diinginkan.

"Kami siagakan sekitar 10-15 personel setiap harinya guna memantau potensi bencana yang dapat terjadi tanpa bisa diprediksi termasuk kebakaran lahan dan hutan serta gempa seperti yang terjadi pada Selasa petang," katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (2/9/2026).

Dia menjelaskan bencana alam yang tidak dapat diprediksi seperti gempa bumi kapan dan di mana akan terjadi karena Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang memiliki aktivitas tektonik dan vulkanik tinggi.

Terlebih Kabupaten Cianjur juga pernah mengalami gempa pada tahun 2022, sehingga kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat harus lebih ditingkatkan segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana seperti banjir dan longsor.

Ketika merasakan gempa segera mencari tempat aman dan tidak panik guna menghindari hal yang tidak diinginkan, serta pastikan tidak ada gempa susulan sebelum kembali ke dalam ruangan atau rumah.

"Petugas pusdalops setiap hari melaksanakan piket dan memantau semua kejadian bencana tidak hanya gempa termasuk kebakaran selama musim kemarau, banjir, longsor, pergeseran tanah saat musim hujan," katanya.

Seiring kemarau panjang yang masih terjadi, pihaknya juga melibatkan relawan di seluruh kecamatan di Cianjur, guna melakukan pengawasan, pelaporan, dan penanganan cepat ketika terjadi kebakaran lahan atau kesulitan air bersih yang akan didistribusikan ke warga.


Editor : Ahmad Sayuti