28 Tahun Menyamar Jadi Wanita, Aprilio Manganang Kenang Insiden 'Memalukan' di Singapura

Aprilio Manganang buka-bukaan soal perjuangannya menjadi seorang wanita selama 28 tahun kepada Deddy Corbuzier.

28 Tahun Menyamar Jadi Wanita, Aprilio Manganang Kenang Insiden 'Memalukan' di Singapura
Aprilio Manganang bicara soal pengalamannya 28 tahun menjadi seorang wanita di channel Youtube Deddy Corbuzier.

INILAHKORAN, Bandung- Aprilio Manganang buka-bukaan soal perjuangannya menjadi seorang wanita selama 28 tahun kepada Deddy Corbuzier.

Bicara di channel Youtube Deddy Corbuzier, Aprilio Manganang mengaku menjalani kehidupan sebagai seorang wanita dengan penuh keterpaksaan.

Bahkan dalam beberapa momen, ungkap Aprilio Manganang, dirinya melakukan beberapa manipulasi untuk membuat tubuhnya tampak seperti seorang wanita.

Baca Juga: Rayakan Nataru di Rumah, Kapolda Jabar Imbau Masyarakat Tidak Berwisata

"Pakai hak tinggi, make up, pakai dalaman, bra," ungkapnya.

Deddy Corbuzier yang penasaran lalu bertanya, "Tapi maaf tete-nya ada."

Aprilio Manganang menjawab, "Supaya agak nongol dikit dikasih tissue."

Aprilio Manganang yang merupakan mantan atlet bola voli nasional, lantas bicara soal pengalaman lucu saat bertanding di Singapura pada 2015 lalu.

Baca Juga: Tak Ada Foto Sang Kakak di Buku Yasin Vanessa Angel, Begini Tanggapan Adik Bibi Andriansyah

Ketika itu, ketika melakukan spike, bra yang dikenakan Aprilio Manganang naik ke atas.

"Pas gua spike ini (bra) naik ke atas. Rata kan, terus minta time out. Ah itu malu sekali," katanya.

Seperti diketahui, Aprilio Manganang 28 tahun menjadi seorang wanita. Namanya selama periode itu adalah Aprilia Manganang.

Baca Juga: Buntut Kasus Kecelakaan Selebgram Laura, Gaga Muhammad Terancam 5 Tahun Penjara

Pada akhirnya, Aprilio menjalani pemeriksaan medis di RSPAD Gatot Soebroto pada 3 Februari 2021.

Hasilnya, Aprilio dinyatakan sebagai seorang laki-laki yang mengalami kelainan kelamin bernama hispospadia.

Aprilio pun menjalani operasi korektif untuk menyembuhkan kelainannya itu.

Baca Juga: Peneliti UPI Kembangkan Intensive Coaching dan Mentoring Sebagai Akselerasi Digital Startup Mahasiswa

Kini, berkarier di TNI dengan pangkat sersan dua (serda).***


Editor : inilahkoran